Surabaya, wartapoint – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Syafiq Mughni, MA, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai ibadah Ramadan agar tetap membekas dalam sikap hidup sehari-hari. Pesan ini disampaikan beliau dalam agenda Halalbihalal Keluarga Besar Muhammadiyah Ngagel, Surabaya, yang berlangsung di Hall Mas Mansyur, SMAMDA Tower, Ahad (19/4/2026).
Konsistensi Amal Saleh Pasca Ramadan
Dalam wawancaranya kepada awak media wartapoint.id, Prof. Syafiq mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk terus meningkatkan amal saleh. Ia berharap nilai-nilai yang ditempa selama bulan suci dapat bertransformasi menjadi manfaat nyata bagi masyarakat luas, terutama dalam menebar perdamaian dan mempererat tali silaturahmi antar sesama.
”Kita tingkatkan amal saleh kita supaya apa yang kita lakukan di bulan Ramadan itu membekas dalam sikap hidup kita selanjutnya,” ujarnya.
Menyikapi Kenaikan Harga dengan Kesabaran dan Efisiensi
Menanggapi situasi ekonomi saat ini, di mana harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kebutuhan pokok mengalami kenaikan akibat ketegangan global, Prof. Syafiq memberikan pandangan yang menyejukkan. Ia mengimbau masyarakat untuk menghadapi ujian ini dengan kesabaran tanpa kehilangan orientasi hidup.
Lebih lanjut, ia menyarankan masyarakat untuk menerapkan gaya hidup efisien dalam pengelolaan keuangan, diantaranya:
Pertama, Memprioritaskan kebutuhan utama: Mengedepankan hal-hal yang penting dan memberikan dampak positif.
Kedua, Meninggalkan pemborosan: Menghindari pengeluaran yang tidak membawa dampak baik dalam situasi sulit.
Ketiga, Memperkuat Solidaritas: Terus memberikan perhatian khusus kepada kaum dhuafa dan mustadh’afin (golongan yang lemah secara ekonomi).
Ia juga mendorong Pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah strategis dalam menstabilkan ekonomi demi menciptakan ketenangan di tengah masyarakat.
Acara Halalbihalal ini menjadi momentum bagi keluarga besar Muhammadiyah Ngagel untuk mempererat ukhuwah sekaligus menyatukan visi dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. (yupan)





