Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan dipimpin langsung oleh Bupati Boyolali, Agus Irawan, S.H. Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini diproyeksikan sebagai langkah strategis dalam mewujudkan visi Boyolali yang maju dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Infrastruktur sebagai Fondasi Ekonomi
Dalam sambutannya, Bupati Agus Irawan menekankan bahwa kesejahteraan bangsa dimulai dari kemajuan desa. Program kali ini didukung oleh anggaran sebesar Rp 822.000.000, yang merupakan hasil integrasi dana dari APBD Provinsi, APBD Kabupaten, serta swadaya murni masyarakat.
Adapun sasaran fisik utama dalam TMMD Tahap II ini meliputi:
- Pembangunan Jalan: Sepanjang 847 meter untuk memperlancar akses mobilitas warga.
- Pembangunan Talud: Sepanjang 492,8 meter guna memperkuat struktur jalan dan mencegah abrasi tanah.
- Wawasan Kebangsaan: Penyuluhan bela negara dan nilai sosial keagamaan.
- Kesehatan & Sosial: Edukasi pencegahan pernikahan dini, bahaya narkoba, dan literasi digital.
- Keamanan & Lingkungan: Sosialisasi mitigasi bencana tanah longsor serta pencegahan ancaman terorisme.
- Ekonomi: Pemberdayaan UMKM dan ekonomi keluarga untuk meningkatkan kemandirian warga.
“Pembangunan ini harus menyentuh kebutuhan riil masyarakat. Dengan akses jalan yang lebih baik, kita membuka pintu bagi peluang ekonomi baru di Desa Kauman,” ujar Bupati Agus.
Pembangunan Non-Fisik: Memperkuat SDM dan Ketahanan Sosial
Tak hanya terpaku pada beton dan aspal, TMMD Sengkuyung kali ini juga menitikberatkan pada pembangunan karakter masyarakat melalui berbagai program non-fisik. Langkah ini diambil untuk memastikan pertumbuhan infrastruktur dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia yang unggul.
Beberapa agenda edukasi yang akan dilaksanakan antara lain:
Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Dandim 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., menyatakan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat melalui TMMD adalah bentuk pengabdian tanpa batas. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif warga.
“TMMD bukan sekadar membangun fisik bangunan, tetapi membangun jiwa kebersamaan. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami hadir untuk memastikan masyarakat merasa didampingi dalam membangun daerahnya,” tegas Letkol Inf Dhanu.
Dengan dimulainya kegiatan ini, Desa Kauman diharapkan menjadi contoh desa yang mampu bertransformasi secara mandiri dan sejahtera melalui kekuatan sinergi lintas sektoral.
(Agus)




