Sidoarjo, wartapoint – SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya kembali mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan papan atas. Sekolah unggulan ini resmi dianugerahi penghargaan sebagai Sekolah Berwawasan Global oleh media online PWMU.CO dalam momen resepsi Milad 1 Dekade media resmi milik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur tersebut.
Acara penganugerahan ini berlangsung meriah di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) pada Sabtu (25/04/2026). Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua PWM Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM, yang juga menjabat sebagai Deputi di Kemenko PMK RI, kepada Kepala Spemma Pucang Surabaya, Ustadz Misbach Noehruddin, S.Si., MM.
Bukan Sekadar Slogan, Tapi Implementasi
Dalam sambutannya, Ustadz Misbach menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas apresiasi tersebut. Menurutnya, predikat ini adalah validasi atas konsistensi sekolah dalam menjaga keseimbangan antara karakter Islami dan standar internasional.
“Mengedepankan Moral dan Berwawasan Global’ bukanlah sekadar slogan. Ini adalah napas dalam kurikulum dan seluruh kegiatan siswa kami,” tegas Ustadz Misbach.
Empat Pilar Keunggulan Global Spemma
Keberhasilan Spemma dalam meraih penghargaan ini didorong oleh empat faktor kunci yang menjadi keunggulan utama sekolah:
- Kurikulum Internasional: Penerapan Cambridge Curriculum untuk mempertajam penguasaan sains, matematika, dan bahasa Inggris.
- Program Overseas: Keaktifan sekolah dalam menyelenggarakan student exchange ke berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Jepang, hingga Cina.
- Prestasi Dunia: Dominasi siswa Spemma di berbagai kompetisi internasional, mulai dari bidang robotik, karya ilmiah, hingga seni budaya.
- Ekosistem Bahasa: Adanya International Class Program (ICP) yang menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar utama, menciptakan lingkungan belajar yang kompetitif.
Menjadi Inspirasi bagi Sekolah Lain
Selain sebagai bentuk prestasi, Ustadz Misbach menekankan bahwa penghargaan dari PWMU.CO ini menjadi pemicu (trigger) bagi Spemma untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan.
Ia berharap pencapaian ini bisa menjadi benchmarking bagi sekolah Muhammadiyah lainnya di Jawa Timur, sekaligus membuktikan kepada publik bahwa sekolah berbasis agama mampu bersaing secara modern dan adaptif terhadap tren pendidikan abad ke-21 tanpa kehilangan identitas keislamannya.
”Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras seluruh keluarga besar guru dan karyawan Spemma. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas demi mencetak generasi global citizen yang berakhlak mulia,” pungkasnya. (Bapak Salman)





