Surabaya, wartapoint – Semarak peresmian Sekolah SKOLASTIK dan TAHFIDZ di kawasan Dupak Bangunsari pada Jumat (1/5/2026) kian berkesan dengan kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Di sela agenda utama, sang Menteri menyempatkan diri meninjau stan pameran TK ABA 36 Surabaya.
Kehadiran Prof. Abdul Mu’ti disambut hangat oleh Kepala TK ABA 36, Ainul Maslu’ah, beserta jajaran guru dan wali murid yang telah bersiap di stand yang dihias penuh kreativitas tersebut.
Apresiasi Terhadap Inovasi Pendidikan PAUD
Dalam kunjungannya, Prof. Abdul Mu’ti memberikan apresiasi terhadap dedikasi para guru TK ABA 36 dalam mengelola pendidikan anak usia dini. Ia menekankan bahwa fondasi karakter dan kemampuan skolastik anak dimulai sejak masa kanak-kanak, dan TK ABA telah menunjukkan konsistensinya dalam jalur tersebut.
Ainul Maslu’ah mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas kunjungan ini. “Kami merasa sangat terhormat. Kehadiran Bapak Menteri di stand kami bukan sekadar kunjungan formal, melainkan suntikan semangat luar biasa bagi seluruh tim pendidik di TK ABA 36,” ujarnya.
Ucapan Terima Kasih dan Harapan Masa Depan
Kepala TK ABA 36, Ainul Maslu’ah, menyampaikan beberapa poin penting terkait harapan sekolah ke depan:
- Terima Kasih atas Kebijakan Pro-Guru: Ainul mengucapkan terima kasih atas perhatian Kemendikdasmen terhadap kesejahteraan dan peningkatan kompetensi guru PAUD/TK yang menjadi garda terdepan pendidikan nasional.
- Harapan Sinergi Kurikulum: Berharap adanya dukungan berkelanjutan dalam penyelarasan kurikulum yang mampu memadukan kecerdasan skolastik dengan penguatan tahfidz (hafalan Al-Qur’an) sejak dini, sejalan dengan visi besar Muhammadiyah.
- Pengembangan Fasilitas: Ia juga berharap melalui kunjungan ini, perhatian pemerintah terhadap sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini di wilayah padat penduduk seperti Dupak Bangunsari dapat terus ditingkatkan.
Momentum Kebangkitan Literasi Dini
Kunjungan ini diakhiri dengan sesi dialog singkat dan foto bersama. Bagi TK ABA 36, kehadiran Prof. Abdul Mu’ti menjadi momentum untuk terus berinovasi dalam mencetak generasi emas yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan hafalan Al-Qur’an yang kuat.
Peresmian Sekolah SKOLASTIK dan TAHFIDZ ini diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya di Surabaya untuk terus mengedepankan kualitas dan integrasi nilai-nilai agama dalam proses belajar mengajar. (yupan)





