Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Friday, May 8, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Rayakan Hardiknas 2026, Kakanwil Kemenag Jatim: Pendidikan Adalah Proses Memuliakan Manusia

Must read

Sidoarjo, wartapoint – Nuansa keberagaman budaya mewarnai halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur pada Sabtu (2/5/2026). Seluruh pegawai tampak semarak mengenakan busana adat dari berbagai penjuru nusantara dalam Upacara Bendera Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026.

​Upacara yang berlangsung khidmat mulai pukul 07.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, yang bertindak sebagai inspektur upacara.

​Menghidupkan Spirit “Sistem Among”

​Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI. Pesan utama yang ditekankan adalah refleksi terhadap filosofi Ki Hajar Dewantara mengenai sistem among.

​”Inti proses pendidikan adalah memuliakan. Dasar pendidikan kita adalah asah, asih, dan asuh. Ini adalah amanat untuk membangun watak dan peradaban bangsa yang kuat,” ujar Bahtiar mengutip sambutan Mendikdasmen.

​Penyelarasan dengan Asta Cita Presiden

​Peringatan Hardiknas tahun ini juga menjadi momentum untuk menyelaraskan arah pendidikan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Pendidikan diposisikan sebagai pilar utama dalam mencetak SDM unggul demi mewujudkan Indonesia yang maju dan bermartabat.

​Ada lima kebijakan strategis yang digarisbawahi dalam upacara tersebut:

  1. Revitalisasi & Digitalisasi: Pembangunan satuan pendidikan dan modernisasi pembelajaran.
  2. Kesejahteraan Guru: Peningkatan kompetensi serta jaminan kesejahteraan tenaga pendidik.
  3. Penguatan Karakter: Penanaman nilai-nilai moral pada peserta didik.
  4. Literasi & Numerasi: Peningkatan kualitas pembelajaran dasar.
  5. Akses Inklusif: Perluasan akses pendidikan yang fleksibel bagi semua kalangan.

​Komitmen Pendidikan Karakter di Jawa Timur

​Usai upacara, Akhmad Sruji Bahtiar menegaskan bahwa tantangan pendidikan ke depan bukan sekadar capaian akademik, melainkan pembentukan akhlak. Ia mengajak seluruh jajaran Kemenag Jatim untuk terus berinovasi di lingkungan madrasah dan pesantren.

​”Semangat Hardiknas harus menjadi energi untuk melahirkan generasi yang cerdas sekaligus moderat. Kita butuh 3M untuk mencapainya: Mindset yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus,” tegasnya.

​Apresiasi Busana Adat Terbaik

​Menambah kemeriahan acara, panitia memberikan apresiasi khusus kepada para pegawai. Meski dilaksanakan pada hari libur, antusiasme pegawai tetap tinggi. Sebagai bentuk penghargaan atas kedisiplinan dan semangat pelestarian budaya, dipilih tiga peserta putra dan tiga peserta putri dengan busana adat terbaik untuk menerima penghargaan.

​Peringatan ini ditutup dengan harapan besar bahwa sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah akan semakin solid demi menghadirkan pendidikan bermutu bagi seluruh anak bangsa. (Armand)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article