Gresik, wartapoint – Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu (2/5/2026), MTs Muhammadiyah 10 Mojo-Petung bersama Pondok Ulul Albab resmi merampungkan konsep branding baru mereka. Mengusung tajuk “Muhammadiyah Boarding School (MBS): Beradab dan Berprestasi”, langkah ini menjadi tonggak sejarah baru dalam percepatan kualitas pendidikan di lembaga tersebut.
Proses penyusunan branding yang berlangsung selama tiga bulan ini mencapai puncaknya pada finalisasi buku panduan yang dilakukan hari ini. Inisiasi ini muncul dari dorongan Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Mojo-Petung, Ustadz Zakariya, yang menginginkan adanya akselerasi dalam pengembangan madrasah dan pondok.
Sinergi Ahli dan Penguatan Visi
Dalam menyusun konsep strategis ini, pihak madrasah menggandeng Najib Sulhan, dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) sekaligus Fasilitator Pendidikan Karakter Nasional. Najib dipercaya untuk mengawal proses diskusi hingga teknis penyusunan buku panduan.
Menurut Najib, branding ini bukan sekadar slogan, melainkan kristalisasi dari visi yang sudah ada.
- Adab: Menjadi landasan utama sebagai perwujudan akhlakul karimah.
- Prestasi: Menjadi target progresif yang dikelola secara profesional demi mencetak santri-santri juara di berbagai bidang.
Buku Panduan: Memelihara Sejarah, Menata Masa Depan
Sebagai langkah konkret agar branding ini tidak sekadar menjadi wacana, tim telah menyusun buku Standar Operasional Prosedur (SOP) yang terbagi menjadi tiga pilar utama:
- Napak Tilas Sejarah: Bagian pertama berisi sejarah berdirinya Pondok Ulul Albab dan MTsM 10. Najib menekankan pentingnya generasi mendatang memahami kegigihan para pendiri agar nilai perjuangan tetap terjaga.
- Kerangka Konsep: Bagian kedua memuat detail konsep “MBS Beradab dan Berprestasi”, alur pelaksanaan, serta pemetaan kebutuhan untuk mencapai target.
- Implementasi & Sinergi: Bagian ketiga mengatur teknis kolaborasi nyata antara madrasah dan pondok dalam pendampingan kegiatan sehari-hari.
Siap Berakselerasi di Tahun Ajaran Baru
Kepala MTs Muhammadiyah 10 Mojo-Petung, Indah Faizah, mengungkapkan rasa syukur dan leganya atas selesainya dokumen strategis ini. Ia optimistis bahwa panduan ini akan menjadi kompas bagi seluruh elemen lembaga.
”Alhamdulillah, tepat di Hari Pendidikan Nasional 2026, konsep branding ini tuntas. Mulai tahun ajaran 2026/2027, kita sudah siap mengimplementasikannya secara penuh. Semoga Allah memudahkan langkah kami untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga mulia secara adab,” ujar Indah.
Dengan rampungnya buku panduan ini, MBS Mojo-Petung kini memiliki fondasi yang kuat untuk bertransformasi menjadi lembaga pendidikan unggulan yang kompetitif di masa depan. (yupan)





