Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Saturday, May 9, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Navigasi Society 5.0: Prof. Sasmito Ingatkan Pendidik SD Musix Agar Tidak Menjadi “Budak Algoritma”

Must read

Surabaya, wartapoint – Ratusan guru dan karyawan di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo, termasuk keluarga besar SD Muhammadiyah 6 (SD Musix) Surabaya, mendapatkan asupan motivasi dan wawasan strategis dalam kegiatan Pembinaan Guru dan Karyawan, Sabtu (9/5/2026).

​Agenda yang diikuti oleh sekitar 300 peserta ini menjadi momentum penting bagi SD Musix untuk mempertegas perannya sebagai pusat penguatan kapasitas pendidik yang melek teknologi namun tetap berbasis nilai-nilai keislaman.

Kendalikan Teknologi dengan Iman dan Akhlak

​Menghadirkan tokoh akademisi terkemuka, Prof. Dr. Ir. M. Sasmito Djati, M.Sc., IPU, ASEAN En., materi yang disampaikan menyoroti tantangan nyata di era Society 5.0. Dalam paparannya, Sasmito menekankan bahwa teknologi hanyalah alat, sementara manusia tetaplah pemegang kendali utama melalui paradigma yang benar.

​“Jangan sampai kita menjadi manusia yang digerakkan oleh algoritma. Kita harus menjadi manusia yang mengendalikan teknologi dengan akal sehat dan hati yang bersih,” tegasnya.

​Ia juga mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi harus berjalan selaras dengan kekuatan spiritual. “Teknologi bisa membuat hidup lebih mudah, tetapi hanya iman dan akhlak yang membuat hidup menjadi bermakna,” tambahnya.

Antusiasme dan Relevansi bagi Guru

​Penyampaian materi yang lugas mendapatkan respons luar biasa dari para pendidik. Hidayatunni’mah, S.Ag., M.Pd., Kepala Urusan (Kaur) Kesiswaan SD Musix, menyatakan bahwa poin-poin yang disampaikan sangat relevan dengan dinamika pengajaran saat ini.

​”Kami diingatkan bahwa tugas guru bukan hanya mengajarkan materi, tetapi juga membimbing bagaimana siswa menggunakan teknologi dengan benar. Ini adalah sudut pandang baru yang sangat penting bagi kami di SD Musix,” ungkapnya.

Komitmen Menjaga Kualitas dan Kepercayaan

​Sejalan dengan hal tersebut, Ketua PCM Wonokromo Surabaya, Ir. H. Lukman Rahim, menekankan bahwa adaptasi terhadap perkembangan zaman adalah keharusan bagi guru Muhammadiyah.

​“Guru Muhammadiyah harus mampu beradaptasi dengan teknologi, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman. Di situlah letak kekuatan kita,” ujar Lukman.

​Ia juga berpesan kepada seluruh jajaran pendidikan, khususnya SD Musix yang kini semakin diminati, untuk terus menjaga amanah masyarakat. “Kepercayaan masyarakat itu mahal. Kita harus menjawabnya dengan kualitas, integritas, dan pelayanan terbaik,” tegasnya.

​Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak guru-guru SD Musix yang tidak hanya cakap secara akademik di era digital, tetapi juga mampu menjadi benteng karakter bagi para siswa di tengah derasnya arus informasi global. (Basirun)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article