Sidoarjo, wartapoint – Kwartir Ranting (Kwarran) Tanggulangin kembali membuktikan komitmennya dalam membina generasi muda melalui gelaran Latihan Gabungan Penggalang (LGP) Vol. 02. Bertempat di pangkalan SDN Boro, sebanyak 152 pramuka penggalang tingkat SD dari wilayah Tanggulangin Barat berkumpul untuk mengasah kemampuan dan mempererat tali persaudaraan pada Minggu pagi.
Kegiatan yang merupakan kelanjutan dari edisi perdana ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penyeragaman standar materi kepramukaan bagi pangkalan-pangkalan di wilayah tersebut.
Penerapan Ilmu dalam Keseharian
Suasana khidmat menyelimuti apel pembukaan saat Moh. Ghofur, M.Pd, selaku Pembina Apel, memberikan motivasi kepada para peserta. Ia berpesan agar ilmu yang didapat dalam latihan ini tidak hanya berhenti di lapangan, tetapi mampu diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Selamat bergiat anak-anak. Semoga kegiatan ini sukses dan kalian mampu menerapkan ilmu kepramukaan yang didapatkan hari ini di kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Fokus pada Tata Upacara dan Pionering
Ketua Kwarran Tanggulangin, Nur Hidayat, M.Pd, menjelaskan bahwa fokus utama pada LGP Vol. 02 ini adalah penyelarasan pemahaman materi teknis. Menurutnya, kegiatan ini sangat krusial untuk memastikan setiap penggalang memiliki standar keterampilan yang sama.
Materi yang menjadi sorotan utama kali ini adalah:
- Tata Upacara: Menanamkan kedisiplinan dan tata krama organisasi.
- Pionering: Melatih ketangkasan dalam mengubah tumpukan tongkat dan lilitan tali menjadi struktur fungsional.
Dalam sesi pionering, para peserta ditantang untuk membuat tiang bendera kaki tiga dan tandu darurat. Dengan ketelitian tinggi, para penggalang memastikan setiap simpul—mulai dari simpul pangkal hingga simpul mati—terikat dengan kuat dan rapi di bawah arahan kakak-kakak panitia.
Ajang Silaturahmi Antar-Pangkalan
Di luar urusan teknis, LGP Vol. 02 juga menjadi wadah bagi para siswa untuk memperluas jejaring pertemanan. Nadine, delegasi dari SDN Kedensari 1, mengungkapkan kegembiraannya bisa berinteraksi dengan rekan-rekan dari sekolah lain.
”Senang sekali bisa berkenalan dengan teman-teman baru. Selain dapat teman, saya juga jadi lebih paham cara membuat tandu dan tiang bendera yang benar,” ungkap Nadine antusias.
Mencetak Generasi Tangguh
Hingga akhir kegiatan, keceriaan terus terpancar dari wajah para peserta di pangkalan SDN Boro. Melalui LGP Vol. 02 ini, Kwarran Tanggulangin tidak hanya berhasil mentransfer ilmu teknis kepramukaan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, jiwa sosial, dan semangat kebersamaan.
Langkah berkelanjutan ini diharapkan dapat terus mencetak tunas muda bangsa di wilayah Tanggulangin yang tidak hanya terampil secara materi, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh dan disiplin. (yupan)





