Surabaya, wartapoint – Gedung Kesenian Cak Durasim menjadi saksi kemeriahan dan kekhidmatan agenda tahunan yang digelar oleh Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya, Selasa (16/6/2026). Mengusung tema besar “Cahaya Islam di Bumi Khatulistiwa (Meneladani Setiap Karakter Sang Pahlawan Muslim)”, acara bertajuk Performing Art by Sahabat 24 ini sukses memukau ratusan penonton yang memadati gedung.
Acara yang menjadi wadah kreativitas dan unjuk bakat siswa-siswi ini dikemas apik melalui perpaduan seni tari, teater, dan musik islami. Bukan sekadar tontonan, setiap penampilan membawa misi mendalam untuk mengenalkan sekaligus menanamkan nilai-nilai perjuangan para pahlawan Muslim di Indonesia kepada generasi muda.
Spirit Kepahlawanan dalam Sambutan Kepala Sekolah
Kemeriahan acara dibuka dengan sambutan penuh semangat dari Kepala SD Muhammadiyah 24 Surabaya, Norma Setyaningrum, M.Pd. Dalam pidatonya, ia menyampaikan rasa bangga yang luar biasa atas kerja keras seluruh siswa, guru, dan dukungan wali murid (Sahabat 24) yang telah menyukseskan acara ini.
”Tema ‘Cahaya Islam di Bumi Khatulistiwa’ ini kami pilih bukan tanpa alasan. Kami ingin anak-anak kita—Sahabat 24—tidak hanya mengenal nama para pahlawan Muslim, tetapi benar-benar meresapi dan meneladani karakter mulia mereka. Karakter religius, berani, jujur, dan pantang menyerah adalah fondasi utama yang ingin kita bangun di Sekolah Karakter ini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa panggung Cak Durasim hari ini adalah bukti nyata bahwa ruang belajar anak-anak tidak terbatas di dalam kelas. Melalui seni pertunjukan, karakter dan rasa percaya diri anak-anak diasah secara langsung.
Kilau “Cahaya Islam” di Atas Panggung
Setelah prosesi pembukaan, panggung langsung diguncang oleh berbagai penampilan teatrikal yang mengisahkan perjuangan tokoh-tokoh Muslim penegak keadilan di nusantara. Mengenakan kostum yang megah dan ekspresif, para siswa berhasil menghidupkan kembali suasana sejarah dengan sentuhan modern yang memikat.
Lantunan musik dan visualisasi penyebaran Islam di bumi khatulistiwa berhasil membawa penonton larut dalam suasana haru sekaligus bangga. Aplaus meriah berkali-kali terdengar dari bangku penonton, khususnya dari para orang tua yang menyaksikan langsung tumbuh kembang bakat putra-putri mereka.
Melalui gelaran Performing Art by Sahabat 24 ini, SD Muhammadiyah 24 Surabaya kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, melainkan juga pada pembentukan karakter islami dan pelestarian budaya bangsa sejak dini. (yupan)





