Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Tuesday, June 16, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Perkuat Jalur Riset dan Kebutuhan Industri, Pascasarjana UMSIDA Rombak Kurikulum

Must read

Sidoarjo, wartapoint — Relevansi dunia akademik dengan kebutuhan nyata di industri serta masyarakat masih menjadi tantangan besar bagi pendidikan tinggi di Indonesia. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi S2 Inovasi Sistem dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (MIST UMSIDA) mengambil langkah strategis dengan menggelar Lokakarya Kurikulum pada Senin (15/6/2026).

​Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Fakultas Sains dan Teknologi, Kampus 2 UMSIDA, Gelam, Candi, Sidoarjo ini, fokus pada penguatan mutu akademik, penyelarasan teknologi, serta perumusan struktur kurikulum berbasis jalur riset (research track).

​Lokakarya ini dihadiri oleh jajaran Program Pascasarjana, pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi, tim kurikulum, serta menghadirkan pakar akademik Prof. Dr. Ir. Era Purwanto, M.Eng., dan praktisi industri, Nuswanggono, ST.

​Membawa Masalah Industri ke Ruang Kelas

​Perubahan peta industri akibat transformasi digital menuntut program pascasarjana untuk tidak lagi sekadar menjadi menara gading. Kurikulum magister dituntut untuk lebih aplikatif dan mampu membedah persoalan riil.

​Ketua Program Studi MIST UMSIDA, Dr. Ir. Izza Anshory, ST., MT., menegaskan bahwa mahasiswa magister, yang mayoritas sudah berada di dunia kerja, harus distimulasi untuk membawa masalah di tempat kerja mereka ke dalam ekosistem kampus.

​”Mahasiswa MIST harus didorong membawa problem nyata dari lingkungan kerjanya. Dari problem itu, proses akademik dapat diarahkan menjadi proyek, penelitian, publikasi, hingga tesis yang memiliki manfaat langsung,” ujar Izza.

​Dengan pendekatan ini, proses belajar tidak lagi bersifat teoretis semata, melainkan menjadi ruang inkubasi solusi yang menghasilkan luaran konkret seperti hardware, software, model sistem, hingga analisis studi kasus.

​Tesis Sejak Semester Awal

​Salah satu poin krusial yang dibahas dalam lokakarya ini adalah rekonstruksi linimasa pengerjaan tesis melalui jalur riset. Selama ini, tesis kerap menjadi momok yang baru disentuh mahasiswa di akhir masa studi, yang berpotensi memicu keterlambatan kelulusan.

​Narasumber akademik, Prof. Era Purwanto, menekankan pentingnya integrasi riset sejak mahasiswa menginjakkan kaki di semester pertama. Pola pikir pengerjaan tugas akhir harus diubah secara sistematis.

​”Jangan sampai tesis dikerjakan di akhir. Ketika sampai semester akhir, tesis seharusnya sudah hampir selesai,” tegas Prof. Era.

​Melalui kurikulum baru yang dirumuskan, sejak semester awal mahasiswa akan diarahkan untuk menemukan topik, merancang proyek, dan membangun luaran akademik secara bertahap di setiap mata kuliah yang saling terhubung.

​Menjawab Kebutuhan Kompetensi Kerja

​Dari sudut pandang dunia usaha, Nuswanggono, ST., selaku praktisi industri mengingatkan bahwa industri saat ini tidak hanya mencari lulusan yang menguasai teori di atas kertas. Kemampuan non-teknis (soft skills) justru menjadi pembeda di era disrupsi.

​Menurut Nuswanggono, dunia kerja sangat membutuhkan lulusan pascasarjana yang memiliki ketajaman dalam pemecahan masalah (problem solving), komunikasi profesional, pengelolaan proyek, serta ketangkasan adaptasi terhadap teknologi baru.

​Dari lokakarya ini, MIST UMSIDA menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, di antaranya:

  • Penguatan struktur kurikulum yang selaras dengan profil lulusan modern.
  • Integrasi mata kuliah yang langsung mendukung hilirisasi tesis.
  • Fleksibilitas pembelajaran bagi mahasiswa yang berstatus pekerja.
  • Penyediaan sertifikasi kompetensi tambahan sebagai pendamping ijazah.

​Melalui perombakan kurikulum yang adaptif ini, MIST UMSIDA berkomitmen melahirkan lulusan magister yang tidak hanya unggul secara literasi akademik, tetapi juga menjadi agen inovasi yang mampu memberikan solusi instan bagi industri dan masyarakat luas. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article