Menjemput Lailatul Qadar: Kekhusyukan Itikaf dan Qiyamul Lail di Masjid Mujahidin 2 Surabaya

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Gema zikir dan lantunan ayat suci memecah keheningan malam di kawasan Surabaya Utara. Memasuki fase sepuluh malam terakhir Ramadan 1447 H, Masjid Mujahidin 2 Surabaya menjadi saksi bisu perjuangan spiritual ratusan jamaah yang hadir untuk melaksanakan Itikaf dan Qiyamul Lail pada Rabu dini hari (11/03/2026).

​Malam ke-23 ini terasa istimewa dengan kehadiran Ustadz Amin Hosni, M.Pd. sebagai imam sholat. Suasana haru dan penuh penghayatan menyelimuti masjid saat ayat-ayat Al-Qur’an dilantunkan, membawa jamaah larut dalam muhasabah diri di sepertiga malam yang mustajab.

Pusat Penguatan Spiritual dan Ukhuwah

​Kegiatan rutin ini merupakan agenda strategis yang dicanangkan oleh Takmir Masjid Mujahidin 2 di bawah kepemimpinan Ustadz Muntari, S.Pd. Menurut beliau, masjid memiliki peran sentral yang lebih dari sekadar tempat ibadah ritual.

“Kami ingin menjadikan masjid sebagai pusat penguatan spiritualitas sekaligus mempererat ukhuwah antara jamaah, guru, karyawan, dan warga sekolah. Antusiasme di malam ke-23 ini sangat luar biasa,” ujar Ustadz Muntari.

​Ia juga menambahkan bahwa, rangkaian ibadah ini merupakan ikhtiar bersama untuk memfasilitasi umat dalam meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.

Momen Kehangatan di Meja Sahur

​Salah satu pemandangan yang paling berkesan dalam kegiatan ini adalah tradisi makan sahur bersama. Setelah ruku’ dan sujud panjang usai, para jamaah tidak langsung bergegas pulang. Mereka duduk melingkar, melebur dalam sekat status sosial untuk menikmati hidangan sahur yang telah disiapkan panitia.

​Momen ini menjadi ruang dialog yang hangat, di mana silaturahmi antara pengurus takmir dan warga sekitar terjalin dengan sangat akrab. Tradisi ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan fisik sebelum berpuasa, melainkan simbol indahnya persaudaraan sesama muslim.

Komitmen Menghidupkan Malam Terakhir

​Dengan suksesnya pelaksanaan ibadah di malam ke-23 ini, Masjid Mujahidin 2 berkomitmen untuk terus menghidupkan sisa malam Ramadan dengan berbagai agenda positif. Semangat yang diusung tetap sama: menjadikan setiap detik di akhir Ramadan sebagai ladang pahala dan transformasi diri menjadi pribadi yang lebih bertakwa. (Muhamad Rudi/yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article