Cetak Komunikator Profesional Berbasis Digital, Cemara Gelar Diksar Angkatan 1 di Surabaya

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Cemara Cakrawala Indonesia (Cemara) bersama Cemara Siaga Komunikasi (Cesko) resmi menggelar Pendidikan Dasar (Diksar) Angkatan 1 Tahun 2026 di Hotel Gold Vitel, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya. Kegiatan yang diikuti oleh 100 peserta ini menjadi langkah awal pembentukan karakter anggota organisasi komunikasi berskala nasional tersebut.

​Cemara sendiri merupakan organisasi komunikasi perdana di Indonesia yang menghadirkan wadah profesional bagi masyarakat. Hadir sebagai solusi atas berbagai keterbatasan sarana komunikasi, organisasi ini berkomitmen menciptakan ruang berinteraksi yang terarah, tertib, dan beretika dengan jangkauan anggota yang tersebar dari Jakarta, Bekasi, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga berbagai daerah lainnya.

​Pembina sekaligus Pendiri Cemara, Dr. Doddy Poernamadjaja, S.H., M.H., menjelaskan bahwa Diksar bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam terkait organisasi, termasuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

​”Diksar Cemara Cakrawala Indonesia menjadi sarana pembentukan karakter setiap anggota. Dengan begitu, mereka mampu menjalankan aktivitas sehari-hari sebagai komunikator yang profesional, beretika, bertanggung jawab, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dr. Doddy.

​Lebih lanjut, ia menyoroti visi-misi Cemara yang berorientasi jauh ke depan. Berbeda dari organisasi komunikasi pada umumnya, Cemara mengusung paradigma baru dengan memanfaatkan jaringan internet berbasis aplikasi digital di smartphone (Play Store). Sistem ini memungkinkan komunikasi nasional secara langsung (real-time) tanpa bergantung pada frekuensi radio analog maupun perangkat radio khusus.

​Selain fokus pada teknologi komunikasi, Cemara juga menekankan peran nyata di tengah masyarakat melalui aksi sosial. Hal senada disampaikan oleh Ketua Umum Cemara, Danu Wahyono Suwito. Ia memaparkan bahwa selain agenda rutin pagi dan malam, Cemara aktif berkolaborasi dengan berbagai instansi seperti Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan.

​”Setiap informasi penting seperti kondisi lingkungan, potensi bencana, maupun kecelakaan akan direspons oleh Cemara, yang selanjutnya ditindaklanjuti oleh Komandan Cesko sesuai bidang tugasnya. Melalui Diksar ini, anggota diharapkan menguasai etika administrasi, berorganisasi, dan berkomunikasi,” terang Danu.

​Sementara itu, Sekretaris Jenderal Cemara sekaligus Ketua Panitia, Deni Arifin, S.Sos.I., S.E., menjelaskan proses penerimaan anggota yang berlandaskan edukasi. Anggota dari beragam latar belakang profesi, usia, dan pengalaman dapat mendaftar secara daring melalui situs resmi [www.cemaraindonesia.com](https://www.cemaraindonesia.com).

​Setelah data diverifikasi oleh Tim Keanggotaan, calon anggota wajib mengikuti Diksar untuk menyamakan pola pikir, disiplin, dan standar etika. Materi pelatihan mencakup pemahaman organisasi, tata tertib, AD/ART, hingga nilai-nilai nasionalisme.

​”Bagi anggota yang memiliki minat di bidang siaga bencana, rescue, atau kegiatan kemanusiaan lainnya, Cemara juga menyediakan wadah pengembangan diri melalui program pendidikan lanjutan dan pelatihan khusus,” pungkas Deni. (Armand)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article