Atasi Krisis Air Bersih di Desa Srawung, Babinsa Koramil Gesi Kawal Penyaluran 8.500 Liter Bantuan

Must read

- Advertisement -

Sragen, wartapoint — Memasuki puncak musim kemarau, ancaman krisis air bersih mulai dirasakan oleh sebagian masyarakat di wilayah Kabupaten Sragen. Merespons kondisi tersebut, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen, Serda M. Yasin, bergerak cepat membantu warga Dukuh Padas RT 11, Desa Srawung, Kecamatan Gesi, Selasa (4/8/2026).

​Langkah sigap aparat teritorial ini diwujudkan melalui pengawalan dan pendistribusian langsung 8.500 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan domestik warga yang mulai kesulitan mendapatkan air akibat menyusutnya debit sumur.

​Sinergi Babinsa dan Komunitas Relawan

​Aksi kemanusiaan tersebut dapat terealisasi berkat kolaborasi erat antara Babinsa Koramil 12/Gesi dengan komunitas sosial SQuat Nusantara Sragen dan Relawan Ganevo. Satu unit armada truk tangki berkapasitas 8.500 liter dikerahkan langsung ke titik lokasi terdampak kekeringan.

​Sejak armada tiba di pemukiman, Serda M. Yasin tampak memimpin proses penyaluran air secara teratur. Ia mengondisikan antrean warga serta memastikan alokasi air terdistribusi secara merata ke ember, jeriken, hingga tandon penampungan umum.

“Babinsa harus peka terhadap kondisi wilayah binaannya. Ketika masyarakat mulai mengalami kesulitan air bersih, kami langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak agar bantuan segera turun. Kehadiran Babinsa harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Serda M. Yasin.

​Apresiasi dan Solusi Nyata Bagi Warga

​Langkah proaktif Babinsa mendapat apresiasi tinggi dari para relawan pendukung. Ketua SQuat Nusantara Sragen, Suparno Gundul, mengungkapkan bahwa peran Babinsa sangat vital dalam memastikan pemetaan kebutuhan warga di lapangan akurat sehingga distribusi berjalan tertib dan tepat sasaran.

​Masyarakat Dukuh Padas menyambut kedatangan bantuan armada air bersih ini dengan rasa haru dan lega. Pasokan tersebut menjadi penambal kebutuhan vital harian di tengah kekeringan yang melanda kawasan mereka.

​Melalui sinergi lintas elemen ini, diharapkan penanganan krisis air di wilayah rawan kekeringan Kecamatan Gesi dapat terus dilakukan secara responsif dan berkelanjutan sepanjang musim kemarau. (Agus)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article