KSPPS Mentari Ummat Wangon Dorong Pemanfaatan AI untuk Penguatan Keuangan Syariah

Must read

- Advertisement -

Banyumas, wartapoint — Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Mentari Ummat Wangon, Banyumas, terus berupaya memperkuat tata kelola dan pelayanan keuangan syariah di era digital. Langkah nyata ini diwujudkan melalui gelaran Kajian Keislaman bertema “Manajemen Strategis dan Adopsi Artificial Intelligence: Memperkuat Keuangan Syariah Berkelanjutan” pada Jumat (18/9/2026).

​Lembaga keuangan syariah yang didirikan dan dikelola oleh warga Muhammadiyah di bawah pembinaan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wangon ini menghadirkan perwakilan pengurus serta pengawas KSPPS se-Kabupaten Banyumas.

​Optimasi Operasional Tanpa Mengabaikan Nilai Syariah

​Kajian ini menghadirkan Faozan Amar, Associate Professor Fakultas Ekonomi dan Bisnis UHAMKA sekaligus Dewan Pengawas Syariah (DPS) di berbagai lembaga keuangan syariah, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Faozan menjelaskan potensi besar Artificial Intelligence (AI) dalam mengakselerasi performa koperasi syariah.

​Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan untuk:

  • Efisiensi Operasional & Pengawasan: Meningkatkan produktivitas kerja serta memperkuat tata kelola lembaga.
  • Pengelolaan Pembiayaan & Pelayanan: Membantu analisis pembiayaan serta meningkatkan kualitas layanan bagi para anggota.
  • Literasi & Inklusi Keuangan: Memperluas jangkauan dan pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah.

​Kendati demikian, Faozan mengingatkan agar penerapan teknologi tidak sekadar mengejar kecepatan atau efisiensi biaya semata.

​”Pemanfaatan AI harus tetap memperkuat nilai amanah, keadilan, transparansi, kemaslahatan, dan hubungan insani dalam pelayanan anggota,” tegasnya.

​Ia juga menekankan pentingnya prinsip human-in-the-loop. Meskipun AI mampu memberikan rekomendasi dan analisis data yang presisi, keputusan strategis—seperti persetujuan dan pencairan pembiayaan—harus tetap berada di tangan manusia.

​Penguatan Jejaring dan Tahapan Adopsi AI

​Sementara itu, Ketua KSPPS Mentari Ummat Wangon, Aris Septianto, menyampaikan bahwa forum ini diselenggarakan untuk membekali para pengelola koperasi syariah dengan wawasan teknologi terkini sekaligus mempererat silaturahmi.

​”Tujuan acara ini adalah menambah wawasan dan memperkuat jaringan agar KSPPS makin maju dengan memanfaatkan AI secara baik dan benar,” ujar Aris.

​Menutup sesi kajian, Faozan menambahkan bahwa adopsi AI di lingkungan KSPPS perlu dilakukan secara bertahap. Koperasi diimbau untuk terlebih dahulu menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP), tata kelola yang matang, serta sistem keamanan data anggota yang andal sebelum mengimplementasikan teknologi tersebut.

​Inisiatif ini menegaskan bahwa transformasi digital di tubuh KSPPS bukan sekadar formalitas mengikuti tren, melainkan bagian dari manajemen strategis untuk membangun lembaga keuangan syariah yang efektif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article