Wawancara Jurnalis Cilik Adeeva: Persiapan Matang Kajian “Sang Pencerah” PCM Kenjeran Sambut Ustadz Salim A. Fillah dan Mendikdasmen

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran menggelar Kajian Ahad Pagi “Sang Pencerah” yang berlokasi di PCM Kenjeran, Jalan Platuk nomor 104, Surabaya.

​Di tengah hiruk-piruk persiapan acara, sosok jurnalis cilik dari MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Adeeva Shakila Assabiq, tampil percaya diri melakukan wawancara langsung dengan salah satu panitia penyelenggara, Aksar Wiyono, S.Th.I, S.Pd, M.Pd.I, untuk mengulik kesiapan acara besar tersebut.

​Persiapan Matang Sejak September

​Dalam sesi wawancaranya bersama Adeeva, Ustaz Aksar Wiyono menjelaskan bahwa seluruh rangkaian persiapan kegiatan telah dirancang secara intensif sejak awal bulan September. Panitia bersama Majelis Tabligh PDM Kota Surabaya telah melakukan koordinasi resmi sebanyak dua kali demi memastikan kelancaran teknis di lapangan.

“Dipersiapkan mulai awal September kemarin. Komunikasi mulai dari teman-teman Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya dan panitia, semuanya dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Kemudian dua kali koordinasi dengan teman-teman PDM Majelis Tabligh sehingga sampai sukses acara pada pagi hari ini,” ungkap Ustaz Aksar saat menjawab pertanyaan Adeeva.

​Menghadirkan Tokoh-Tokoh Nasional

​Kepada Adeeva, panitia juga menyampaikan bahwa kajian kali ini sangat istimewa karena menghadirkan dua tokoh nasional kenamaan:

  1. ​Ustadz Salim A. Fillah, dai dan penulis buku-buku Islam ternama.
  1. ​Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

​Rangkaian acara ini diproyeksikan akan berlangsung dengan semarak dan penuh khidmat hingga sore hari.

​Harapan Memakmurkan Dakwah dan Mempererat Tali Silaturahmi

​Menutup sesi wawancaranya dengan Adeeva, Ustaz Aksar menyampaikan harapan besarnya terhadap penyelenggaraan kajian ini sebagai bagian dari gerakan dakwah jemaah untuk memakmurkan Muhammadiyah, khususnya di Kenjeran dan Kota Surabaya.

“Harapannya, kami ini melaksanakan gerakan dakwah jemaah untuk bagaimana kita ini memakmurkan Muhammadiyah, khususnya di Kenjeran, kemudian umumnya di Kota Surabaya, sehingga Muhammadiyah kelihatan guyub dan rukun,” pungkasi Ustaz Aksar.

​Penutup

​Aksi kritis dan keberanian jurnalis cilik Adeeva Shakila Assabiq dalam mengawal siaran berita ini memberikan warna tersendiri, sekaligus membuktikan potensi besar generasi muda Muhammadiyah dalam bidang literasi dan jurnalistik.  (Laporan jurnalis cilik MI Muhammadiyah 25 Surabaya Adeeva)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article