WONOGIRI – Bulan Ramadan menjadi momentum spesial bagi Satgas TMMD ke-127 Kodim 0728/Wonogiri untuk mempererat ikatan kekeluargaan dengan warga Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno. Pada Minggu (8/3/2026) sore, suasana penuh kebersamaan terpancar saat para prajurit TNI duduk melingkar bersama warga untuk berbuka puasa bersama.
Momen ini menjadi potret nyata kedekatan TNI dan rakyat yang tidak hanya kompak dalam bekerja membangun infrastruktur, tetapi juga rukun dalam beribadah.
Buka Puasa Tanpa Sekat
Bertempat di lokasi hasil pengerjaan fisik TMMD, Komandan SST TMMD ke-127, Letda Arm Vicky, bersama sejumlah anggota Satgas tampak membaur dengan masyarakat menanti kumandang adzan Maghrib. Kesederhanaan menu berbuka tidak mengurangi khidmatnya pertemuan tersebut.
Letda Arm Vicky menegaskan bahwa esensi dari program TMMD melampaui sekadar pembangunan jalan atau jembatan.
“TMMD bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur desa. Yang lebih penting adalah membangun kedekatan, kepercayaan, dan kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat,” ujar Letda Vicky.
Menurutnya, interaksi sosial seperti buka puasa bersama ini adalah sarana efektif untuk memperkuat hubungan emosional yang telah terjalin selama masa penugasan di Desa Kembang.
TNI Sebagai Bagian dari Keluarga Desa
Kepala Desa Kembang, Suwarno, menyampaikan rasa bangga dan haru atas sikap rendah hati yang ditunjukkan oleh para prajurit. Baginya, kehadiran Satgas TMMD telah memberikan warna baru bagi kehidupan sosial di desanya.
“Bagi kami, kehadiran TNI bukan sekadar membangun desa. Mereka juga hadir sebagai saudara yang mau hidup dan berbaur dengan masyarakat,” ungkap Kades Suwarno.
Ruh Gotong Royong
Kebersamaan di meja buka puasa ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ruh utama program TMMD. Melalui kegiatan ini, TNI membuktikan bahwa mereka benar-benar berasal dari rakyat dan bekerja untuk rakyat.
Suasana hangat ini diharapkan terus terjaga hingga penutupan program, meninggalkan jejak fisik berupa jalan yang layak, sekaligus jejak emosional yang mendalam di hati masyarakat Desa Kembang.





