Boyolali, wartapoint – Memasuki fase krusial arus balik Lebaran Idulfitri 1447 H, jajaran TNI dari Kodim 0724/Boyolali terus disiagakan untuk menjamin kenyamanan pemudik. Salah satunya terlihat di titik rawan kepadatan, yakni Pos Pengamanan (Pospam) Pasar Ampel, Selasa (24/3/2026).
Serka Warih, Babinsa Koramil 13/Nogosari, turun langsung membaur bersama aparat kepolisian untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan pemantauan aktivitas masyarakat di sekitar pasar yang menjadi urat nadi jalur utama Boyolali tersebut.
Wujud Nyata Sinergitas TNI-Polri
Kehadiran personel Babinsa di Pospam Ampel bukan sekadar rutinitas, melainkan simbol kuat sinergitas TNI-Polri dalam mengawal agenda nasional. Fokus utama petugas adalah memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan yang tengah menempuh perjalanan jauh menuju kota asal.
Serka Warih menjelaskan bahwa keterlibatan TNI bertujuan untuk memberikan dukungan penuh kepada jajaran Polres Boyolali, terutama dalam mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang diprediksi akan terus meningkat.
“Kami hadir untuk memastikan arus lalu lintas tetap mengalir lancar. Dengan kolaborasi yang solid, operasional Pospam ini diharapkan dapat memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan balik,” ujarnya.
Antisipasi Puncak Arus Balik
Kawasan Pasar Ampel dikenal sebagai salah satu titik yang membutuhkan perhatian ekstra karena adanya pertemuan arus kendaraan pemudik dengan aktivitas ekonomi lokal. Petugas gabungan secara persuasif mengatur ritme kendaraan guna mencegah terjadinya kemacetan panjang.
Pihak Kodim 0724/Boyolali memprediksi puncak arus balik akan terjadi dalam satu hingga dua hari ke depan. Oleh karena itu, kesiapsiagaan personel di lapangan akan terus ditingkatkan hingga masa operasi pengamanan berakhir.
Himbauan untuk Pemudik
Melalui pengamanan terpadu ini, diharapkan situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di wilayah Boyolali tetap kondusif. Petugas juga menghimbau para pengemudi untuk:
- Selalu waspada dan menjaga kondisi fisik saat berkendara.
- Memanfaatkan pos pengamanan sebagai tempat istirahat jika merasa lelah.
- Mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
(Agus)






