
Sragen, wartapoint – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program swasembada pangan nasional terus dibuktikan di tingkat kewilayahan. Di Kabupaten Sragen, Babinsa Koramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen, Serka Tri Mawardi, melaksanakan pendampingan intensif dengan membantu menanam padi di lahan milik warga, Rabu (08/04/2026).
Aksi nyata ini dilakukan di lahan seluas 0,5 hektar milik Bapak Suwarno, anggota Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Makmur, Dukuh Bulak, Desa Blangu, Kecamatan Gesi.
Sinergi di Garis Depan Pertanian
Dalam kegiatan tersebut, Serka Tri Mawardi ikut turun ke sawah membantu proses penanaman bibit padi varietas Inpari 32. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah sawah bukan sekadar bantuan fisik, melainkan bentuk dukungan moral bagi para petani.
”Swasembada pangan tidak akan terwujud tanpa peran dan kerja keras petani. Hal ini memerlukan dukungan penuh dari penyuluh serta semua pihak yang terlibat dalam sektor pertanian,” ujar Serka Tri Mawardi di sela-sela kegiatannya.
Memutus Rantai Impor Melalui Kemandirian
Gerakan tanam padi yang digalakkan ini memiliki misi besar, yakni merangsang minat masyarakat untuk mengoptimalkan lahan-lahan pertanian yang tersedia. Dengan peningkatan produktivitas lokal, diharapkan ketergantungan terhadap pangan impor dapat diminimalisir secara bertahap.
Beberapa poin utama dalam misi pendampingan ini meliputi:
- Optimalisasi Lahan: Memanfaatkan setiap jengkal lahan produktif untuk ditanami komoditas pangan utama.
- Pendampingan Terpadu: Memastikan petani mendapatkan dukungan teknis dan semangat dalam mengelola sawah.
- Target Swasembada: Memaksimalkan hasil panen tahun ini guna memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa hingga nasional.
Harapan bagi Sektor Pertanian Sragen
Dukungan dari Kodim 0725/Sragen ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi para petani lain di wilayah Kecamatan Gesi. Serka Tri Mawardi menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses pertanian dari masa tanam hingga panen tiba.
”Tahun ini kita maksimalkan pendampingan ke petani. Harapan kita satu, yaitu mencapai swasembada pangan yang tangguh sehingga petani kita semakin sejahtera,” pungkasnya. (Agus)





