Surabaya, wartapoint – SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya kembali mengukuhkan posisinya sebagai pencetak generasi unggul. Sejumlah siswa kelas XII berhasil menembus seleksi ketat International Undergraduate Program (IUP) di perguruan tinggi negeri papan atas, seperti Universitas Airlangga (UNAIR) dan Universitas Brawijaya (UB).
Pencapaian ini menjadi prestasi istimewa mengingat IUP bukanlah jalur biasa. Program ini menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar utama dan dirancang untuk mencetak lulusan berdaya saing global melalui kurikulum internasional serta peluang double degree.
Perjuangan Almira: Dari Revisi Motivation Letter Hingga Lolos Kedokteran
Salah satu cerita inspiratif datang dari Almira Azmi Prasetya (12.3), yang berhasil mengamankan kursi di Program Studi Kedokteran UNAIR. Bagi Almira, keberhasilan ini adalah buah dari persiapan panjang yang dimulai sejak kelas 11.
”Jujur, perasaan saya campur aduk antara senang, kaget, dan tidak menyangka. Saat pengumuman, saya sedang video call dengan orang tua. Begitu melihat tulisan lolos, saya merasa sangat bangga dengan diri sendiri,” ungkap Almira.
Ia mengaku bahwa kunci suksesnya terletak pada persiapan dini, mulai dari mengambil les TOEFL hingga berulang kali merevisi motivation letter agar tampil maksimal. Selain itu, latihan soal yang konsisten dan simulasi wawancara membantunya tampil lebih terstruktur dan percaya diri di hadapan penguji.
Daftar Siswa Smamda yang Lolos Jalur IUP
Keberhasilan Almira diikuti oleh enam rekan lainnya yang tersebar di berbagai program studi prestisius:
| Nama Siswa | Kelas | Program Studi & Universitas |
|---|---|---|
| Abqary Rasyid Zaffa Al Habibie | 12.1 | Kedokteran UNAIR |
| Raissa Ashalina Widiansyah | 12.1 | Farmasi UNAIR |
| Shafa Kamilah Azalia Zahrani | 12.1 | Kedokteran UNAIR & Kedokteran UB |
| Almira Azmi Prasetya | 12.3 | Kedokteran UNAIR |
| Azalia Syarifa Azmi | 12.3 | Psikologi UNAIR |
| Luthfia Nabila Fahmi | 12.4 | Hukum UNAIR |
| Aisha Naila Kartika | 12.9 | Hukum UNAIR |
Dukungan Ekosistem Pendidikan yang Solid
Almira menegaskan bahwa keberhasilannya tidak diraih sendirian. Peran guru yang memberikan bimbingan intensif, doa orang tua, serta lingkungan pertemanan di Smamda yang suportif menjadi pilar utama kekuatannya selama masa seleksi yang kompetitif.
Pihak sekolah berharap pencapaian ini menjadi lecutan motivasi bagi adik-adik kelas untuk terus mengasah kemampuan akademik dan penguasaan bahasa asing. Keberhasilan tujuh siswa ini membuktikan bahwa lulusan Smamda siap bersaing di kancah internasional dan mampu menembus standar seleksi pendidikan tinggi yang paling ketat sekalipun.
Dengan torehan prestasi ini, Smamda Surabaya semakin mantap dalam komitmennya mencetak generasi Islami yang cerdas, berwawasan global, dan siap berkontribusi bagi dunia. (Nur Azly)





