Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Friday, May 8, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Perkuat Mitigasi Bencana, Siswa SMAMX Surabaya Gali Ilmu di BMKG Juanda

Must read

Sidoarjo, wartapoint – Menyadari tingginya ancaman fenomena cuaca ekstrem di wilayah perkotaan, SMA Muhammadiyah 10 (SMAMX) Surabaya mengambil langkah proaktif dengan memboyong siswanya keluar kelas. Pada Rabu (22/4/2026), sebanyak 30 siswa kelas X melakukan kunjungan edukatif ke Kantor BMKG Juanda, Sidoarjo, untuk mendalami ilmu meteorologi, klimatologi, dan geofisika secara langsung.

​Belajar Langsung dari Pakarnya

​Kunjungan ini merupakan representasi dari kelas X-1 hingga X-5 putra dan X-1 hingga X-4 putri. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai:

  • Gejala Alam: Proses terjadinya perubahan cuaca dan iklim.
  • Dinamika Angin & Gempa: Memahami karakteristik angin kencang serta potensi kegempaan.
  • Letak Geografis: Bagaimana posisi Indonesia memengaruhi tingginya risiko bencana.
  • Mitigasi Bencana: Langkah antisipatif menghadapi banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.

​Ketua Pusat Data dan Informasi BMKG Juanda, Sanas, S.Tr., M.T., menyambut hangat kehadiran para siswa. Ia menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk peka terhadap tanda-tanda alam, terutama saat transisi musim.

​”Kami berharap informasi terkait hujan ekstrem, gempa, dan angin kencang dapat tersampaikan lebih luas melalui institusi pendidikan. Kewaspadaan dini adalah kunci untuk meminimalisir risiko bencana,” ujar Sanas.

​Inklusi dalam Pembelajaran

​Hal menarik dalam kunjungan kali ini adalah konsep inklusivitas yang diterapkan oleh SMAM X Surabaya. Jonathan Abraham, salah satu peserta dari kelas X-4 Putra, menyatakan kekagumannya karena sekolah melibatkan siswa reguler sekaligus siswa spesial dari program SPAH (Sekolah Peduli Anak Hebat).

​”Saya sangat terkesan. Materi Pemanasan Global yang diajarkan oleh Ustad Arif Afandi di kelas jadi jauh lebih mudah dipahami setelah melihat langsung alat dan data di BMKG. Belajar di luar kelas seperti ini sungguh menyenangkan,” ungkap siswa yang akrab disapa Jojo tersebut.

​Menuju Agenda Rutin Tahunan

​Guru pendamping mata pelajaran Fisika, Ustadzah Yuni, S.Pd., berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Menurut lulusan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) tersebut, pengalaman lapangan memberikan dimensi pemahaman yang berbeda dibanding sekadar teori di dalam kelas.

​”Kami ingin siswa mendapatkan informasi update langsung dari sumbernya. Harapannya, kunjungan ke BMKG Juanda ini bisa menjadi agenda rutin tahunan bagi SMAM X Surabaya,” pungkasnya. (Achmad Arif)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article