Mojokerto, wartapoint – Udara sejuk kawasan Pacet menjadi saksi keceriaan ratusan siswa MI Muhammadiyah 25 Surabaya. Sebanyak lima rombongan bus yang membawa siswa kelas 1 dan 2 mendarat di Wisata Parimas, Pacet, Mojokerto untuk mengikuti Kegiatan Tengah Semester (KTS) Genap tahun ajaran 2025–2026, Senin (27/04/26).
Kegiatan ini dirancang bukan sekadar rekreasi, melainkan sebagai sarana edukasi luar ruangan yang berfokus pada pembentukan karakter dan penyegaran mental siswa.
Awali Hari dengan Senam dan Ketangkasan
Setibanya di lokasi pada pukul 10.00 WIB, rangkaian acara dibuka dengan senam bersama. Gerakan kompak dan semangat dari para siswa serta guru memecah keheningan pegunungan. Usai pemanasan, adrenalin siswa mulai diuji melalui berbagai wahana outbound.
Beberapa aktivitas yang menjadi sorotan antara lain:
- Flying Fox: Melatih keberanian dan kepercayaan diri siswa di ketinggian.
- Permainan Kelompok: Mengoper bola dengan tali dan jalan zigzag untuk melatih koordinasi serta kerja sama tim.
- Problem Solving: Permainan mencari jalan keluar yang merangsang daya pikir kritis siswa sejak dini.
”Paling seru waktu naik flying fox! Awalnya takut, tapi ternyata asyik sekali,” ujar Rasya, salah satu siswa kelas 2 dengan wajah berseri.
Wisata Air dan Pembelajaran Ibadah
Keceriaan memuncak saat sesi berenang tiba. Wahana seluncuran air di Parimas menjadi magnet bagi para siswa, termasuk Zahra yang tampak asyik bermain bersama rekan sejawatnya.
Di tengah kegembiraan tersebut, aspek spiritual tetap menjadi prioritas. Sekolah memanfaatkan momentum perjalanan jauh ini untuk memperkenalkan dan mempraktikkan salat jama’ taqdim. Hal ini dilakukan agar siswa memahami rukhshah (keringanan) dalam beribadah saat sedang melakukan perjalanan jauh.
Harapan Pasca-Outbound
Ustadz Aksar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi bagi siswa yang telah berjuang dalam aktivitas belajar selama hampir satu tahun penuh.
“Kami berharap anak-anak mendapatkan penyegaran (refreshing). Semoga setelah kembali dari sini, mereka membawa semangat baru, lebih mandiri, dan lebih giat lagi dalam menuntut ilmu di sekolah,” pesan Ustadz Aksar.
Melalui KTS ini, MI Muhammadiyah 25 Surabaya membuktikan komitmennya dalam menyeimbangkan antara prestasi akademik dan pengembangan karakter siswa melalui pengalaman langsung di alam terbuka. (Razifa Syifqi Zulayfiyah)





