Surabaya, wartapoint – Semangat mencetak generasi emas yang unggul sejak usia dini terpancar kuat di sepanjang jalan Dupak Bangunsari, Surabaya, Jumat (1/5/2026). Dalam rangkaian agenda Silaturrahim dan Peresmian Sekolah “Smart Berkarakter”, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menyempatkan diri mengunjungi stand pameran TK ABA 67 Surabaya.
Kehadiran Prof. Abdul Mu’ti di stand yang mengusung tagline “Cerdas, Mandiri, Berakhlakul Karimah, Kreatif, dan Inovatif” ini disambut langsung dengan penuh antusias oleh Kepala TK ABA 67, Lia Afdia, S.Pd.
Komitmen Penguatan Karakter Sejak Dini
Dalam pertemuan tersebut, Lia Afdia menjelaskan bahwa partisipasi TK ABA 67 dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan nyata terhadap program penguatan karakter yang menjadi fokus utama Kemendikdasmen.
”Tujuan utama kami adalah mendukung program yang berfokus pada penguatan karakter, kecerdasan, kemandirian, dan kreativitas anak-anak sejak usia dini. Kami ingin memastikan fondasi tersebut terbangun dengan kuat di sekolah kami,” ungkap Lia Afdia.
Harapan Besar untuk Generasi Islami
Sebagai pimpinan lembaga, Lia Afdia menyampaikan harapan besar di hadapan Mendikdasmen agar TK ABA 67 terus bertransformasi menjadi institusi pendidikan yang progresif.
“Harapan kami, melalui keterlibatan dalam kegiatan besar ini, TK ABA 67 dapat terus berkontribusi mencetak generasi yang tidak hanya cerdas dan kreatif, tetapi juga mandiri dan memiliki karakter Islami yang kuat sejak dini,” imbuhnya.
Motivasi dari “Ayahanda” Pendidikan Nasional
Kepala sekolah juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran Prof. Abdul Mu’ti. Baginya, kunjungan menteri di tengah padatnya agenda peresmian gedung dan sekolah di Surabaya menjadi energi baru bagi seluruh guru dan staf.
”Kehadiran Bapak Menteri merupakan kebanggaan bagi kami. Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan motivasi serta inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berkembang, berinovasi, dan tidak lelah berkontribusi dalam dunia pendidikan,” tutur Lia Afdia.
Penutup yang Berkesan
Kunjungan di stand TK ABA 67 diakhiri dengan interaksi hangat antara Prof. Abdul Mu’ti dengan beberapa siswa yang hadir dengan pakaian rapi dan ceria. Momen ini menjadi simbol keberlanjutan estafet pendidikan nasional, di mana pemerintah pusat hadir menyentuh langsung denyut nadi pendidikan di tingkat paling dasar demi masa depan Indonesia yang lebih cerah. (yupan)





