Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Friday, May 8, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Sinergi TNI dan Pendidikan: Letda Arh Jelang Abrianto Pimpin Upacara Hardiknas di SD Plumbungan IV

Must read

Sragen, wartapoint – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SD Plumbungan IV, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, berlangsung dengan nuansa berbeda dan penuh kekhidmatan pada Sabtu (02/05/2026). Jika biasanya upacara dipimpin oleh kepala sekolah atau jajaran guru, kali ini sosok berseragam loreng TNI tampak berdiri tegap di podium Inspektur Upacara (Irup).

​Adalah Letda Arh Jelang Abrianto, Komandan Peleton (Danton) Satgas TMMD Reguler ke-128, yang hadir di tengah-tengah siswa untuk memimpin jalannya upacara. Kehadiran perwira TNI yang tengah bertugas dalam program fisik TMMD di Desa Puro ini memberikan kesan mendalam sekaligus edukasi disiplin bagi para siswa.

Membawa Pesan “Pendidikan Bermutu untuk Semua”

​Dalam amanatnya, Letda Arh Jelang membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Pesan utama Hardiknas tahun 2026 ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

​Amanat tersebut menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar seremoni, melainkan proses memanusiakan manusia dengan landasan kasih sayang. Beberapa poin krusial yang disampaikan meliputi:

  • Partisipasi Semesta: Pendidikan adalah tanggung jawab kolektif antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat.
  • Sistem Among: Menghidupkan kembali filosofi Ki Hadjar Dewantara melalui konsep Asah, Asih, dan Asuh.
  • Adaptasi Teknologi: Penekanan pada kedaulatan digital dan etika penggunaan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan sekolah.
  • Fondasi 18 Bulan: Refleksi atas regulasi yang telah mengintegrasikan sekolah, keluarga, dan media sebagai ekosistem pendidikan yang utuh.

Efek Disiplin TNI: Siswa Lebih Khidmat

​Kehadiran TNI sebagai Irup memberikan dampak instan pada kedisiplinan peserta upacara. Kepala Sekolah SD N Plumbungan IV, Intan Palupi, S.Pd, SD, mengaku takjub dengan perubahan sikap anak didiknya selama prosesi upacara berlangsung.

​”Luar biasa, saya sangat senang Pak Tentara bersedia menjadi Irup di sekolah kami. Ini adalah momen pertama kalinya. Biasanya, jika guru sendiri yang menjadi Irup, masih ada anak-anak yang mengobrol atau kurang tertib. Namun kali ini, semua diam dan memperhatikan dengan sangat khidmat,” ujar Intan dengan wajah sumringah.

Harapan Masa Depan

​Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektoral—antara lembaga pendidikan dan TNI—mampu memberikan warna baru dalam membentuk karakter generasi muda. Selain merayakan warisan Ki Hadjar Dewantara, momen ini menjadi aksi nyata bahwa sinergi masyarakat dan aparat adalah kunci untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan inklusif di Indonesia. (Agus)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article