Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Friday, May 8, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Pukau Pengunjung Kaza Mall, Pendekar Cilik MIM 25 Surabaya Unjuk Gigi di Pagelaran Talenta Seni 2026

Must read

Surabaya, wartapoint – Gemuruh tepuk tangan pengunjung memenuhi Atrium GF Kaza Mall Surabaya saat dua pendekar cilik dari MI Muhammadiyah 25 (MIM 25) Surabaya melangkah tegas ke tengah panggung. Dengan seragam khas merah menyala, mereka menjadi pusat perhatian dalam Pagelaran Talenta Seni dan Kreativitas Murid Jenjang PAUD dan SD/MI se-Kecamatan Kenjeran, Rabu–Kamis (6–7/5/2026).

​Adhyasta Abyan Aldari (Siswa Kelas 1C) dan Nur Muhammad Uwais Al Lutfi (Siswa Kelas 1B) tampil memukau membawakan seni bela diri Tapak Suci. Gerakan yang tegas, kompak, dan penuh energi yang mereka tunjukkan menjadi bukti nyata keberanian siswa madrasah di ruang publik.

Dukungan Penuh Pemerintah Kota

​Acara yang bertujuan memupuk karakter dan disiplin anak sejak dini ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, didampingi Rini Indriyani Eri Cahyadi. Kehadiran tokoh nomor satu di Surabaya tersebut menambah motivasi bagi para peserta untuk memberikan penampilan terbaiknya.

​Bagi MIM 25 Surabaya, ajang ini bukan sekadar panggung hiburan, melainkan ruang pembuktian bahwa siswa madrasah memiliki keseimbangan antara prestasi akademik dan non-akademik.

Rahasia di Balik Penampilan Memukau

​Keberhasilan penampilan Adhyasta dan Uwais ternyata tidak datang secara instan. Pelatih Tapak Suci MIM 25, Ustadz Rozi, menjelaskan bahwa sekolah memberikan fasilitas khusus bagi siswa yang ingin mendalami bakatnya lebih serius.

​”Di MI Muhammadiyah 25, selain latihan rutin seminggu sekali, kami juga memiliki program ‘Tapak Suci Prestasi’ dengan jadwal latihan intensif tiga kali seminggu. Dukungan sekolah inilah yang membuat anak-anak bisa tampil mantap dan percaya diri di depan umum,” jelas Ustadz Rozi.

​Senada dengan hal tersebut, Bidang Kesiswaan MIM 25, Ustadzah Rahim Hasanah, menegaskan komitmen sekolah dalam mengawal potensi setiap murid. “Partisipasi ini menunjukkan bahwa siswa kami unggul dalam bakat dan kreativitas. Ini pengalaman berharga untuk melatih mental mereka,” tuturnya.

Lawan Rasa Gugup di Tengah Keramaian

​Tampil di pusat keramaian seperti mal tentu memberikan tantangan tersendiri bagi anak usia kelas 1 SD. Nur Muhammad Uwais Al Lutfi mengaku sempat merasa demam panggung.

​”Saya sebenarnya agak nervous saat melihat penonton begitu banyak, namun ketika mulai gerakan Tapak Suci, saya langsung percaya diri,” ujarnya sembari tersenyum lebar.

​Kebanggaan juga dirasakan oleh para orang tua yang hadir mendampingi. “Kami sangat senang melihat anak-anak tampil maksimal dengan gerakan yang kuat. Semoga ini menjadi pengalaman positif bagi masa depan mereka,” ungkap orang tua dari Adhyasta Abyan Aldari.

​Melalui partisipasi dalam agenda tahunan ini, MI Muhammadiyah 25 Surabaya kembali mempertegas posisinya sebagai lembaga pendidikan yang fokus pada pembentukan generasi yang kreatif, disiplin, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan penuh semangat. (Siti Islaha)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article