Surabaya, wartapoint – MI Muhammadiyah 25 Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul di bidang akademik. Kali ini, sebanyak 56 siswa dari kelas 1 hingga kelas 5 dikerahkan untuk berkompetisi dalam ajang bergengsi Surabaya Open Match Challenge (SOMC) 2026 yang diselenggarakan pada Ahad, 10 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya ini diikuti oleh para siswa yang telah lolos seleksi internal. Sementara itu, siswa kelas 6 tidak diikutsertakan karena sedang difokuskan pada persiapan Asesmen Madrasah.
Persiapan Matang Menuju Kompetisi
Keberhasilan para siswa menembus ajang ini tidak lepas dari persiapan yang terstruktur. Selama satu pekan sebelum lomba, madrasah memberikan pembinaan intensif, baik secara daring (online) maupun luring (offline).
Pembinaan tersebut dirancang untuk:
- Memahami pola soal olimpiade yang kompleks.
- Meningkatkan ketelitian dalam perhitungan.
- Mengasah berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah (problem solving).
Dukungan Penuh dari Madrasah
Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Ustadz Ferry Rismawan, memberikan dukungan moral penuh bagi para delegasi kecil ini. Menurutnya, SOMC bukan sekadar ajang meraih medali, melainkan sarana membangun budaya berprestasi.
“Ajang ini adalah sarana yang baik untuk menggali potensi siswa. Kami berharap anak-anak terus semangat belajar, percaya diri, dan mampu memberikan hasil terbaik dalam setiap kompetisi,” tutur Ustadz Ferry.
Senada dengan hal tersebut, Ustadzah Shofi selaku Penanggung Jawab (PJ) Olimpiade, menekankan pentingnya mengasah logika sejak dini. “Kegiatan ini sangat membantu anak-anak agar tetap kritis dan tajam dalam berpikir, sehingga mereka siap memecahkan masalah di tengah perkembangan zaman,” jelasnya.
Antusiasme Peserta
Suasana penuh semangat terlihat jelas di lokasi lomba pada sesi 2 (pukul 10.30–12.30 WIB). Salah satu peserta, Rasya dari kelas 3B, mengungkapkan kegembiraannya mengikuti ajang ini.
”Saya senang bisa ikut lomba ini karena bisa belajar banyak soal matematika. Semoga saya bisa lolos dan lanjut ke tahap berikutnya,” ujar Rasya dengan penuh optimisme.
Menuju Madrasah Unggul
Keikutsertaan dalam SOMC 2026 diharapkan menjadi batu loncatan bagi MI Muhammadiyah 25 Surabaya untuk terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang kaya prestasi. Melalui pengalaman ini, siswa tidak hanya belajar matematika, tetapi juga melatih mental, disiplin, dan keberanian dalam menghadapi tantangan akademik di masa depan. (Siti Islaha)





