spot_img
Friday, July 3, 2026
spot_img
spot_img

Semarak Demokrasi di Karimunjawa, Priyo Sasongko Terpilih Pimpin K3S SD/MI Muhammadiyah Surabaya

Must read

Karimunjawa, wartapoint – Suksesi kepemimpinan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya Periode 2026–2028 berlangsung dinamis. Melalui proses pemungutan suara yang dikemas layaknya pemilihan umum (pemilu), Priyo Sasongko, M.Pd., resmi terpilih sebagai ketua baru dalam forum Musyawarah Kerja (Musyker) yang digelar di Pendopo Cafe Amora, Karimunjawa, Jawa Tengah, Jumat (3/7/2026).

​Atmosfer demokrasi terasa kental sepanjang proses pemilihan. Panitia sengaja mengadopsi sistem kerja Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) lengkap demi menjamin asas transparansi, ketertiban, dan kebersamaan di antara para peserta forum.

​Dalam pemungutan suara tersebut, sebanyak 25 kepala SD/MI Muhammadiyah se-Surabaya menggunakan hak pilihnya untuk menentukan lima calon terbaik yang masuk ke dalam tim formatur. Hasil akhir penghitungan suara menunjukkan dominasi mutlak bagi Priyo Sasongko. Kepala SD Muhammadiyah 21 Surabaya tersebut sukses mengantongi 22 suara, sekaligus mengukuhkan posisinya untuk menakhodai K3S SD/MI Muhammadiyah Surabaya selama dua tahun ke depan.

​Estafet dan Simbolisme Tanggung Jawab

​Suasana emosional sempat mewarnai ruang sidang saat hasil pemilihan diumumkan. Mengawali sambutan perdananya, Sekretaris Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya yang hadir dalam forum tersebut secara reflektif mengucapkan kalimat “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un”.

​Ucapan tersebut menjadi simbolis atas berakhirnya masa kepemimpinan Amang Muazam, M.Pd.I., yang telah menyelesaikan masa baktinya sebagai Ketua K3S periode 2024–2026. Di sisi lain, kalimat itu juga merefleksikan bahwa jabatan di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah merupakan sebuah amanah dan tanggung jawab yang besar.

​Meski terjadi pergantian nakhoda, ditegaskan bahwa komitmen penguatan kualitas pendidikan tidak akan berubah. Sosok Amang Muazam dinilai telah meletakkan fondasi organisasi yang kokoh, sehingga rekam jejak dan pemikirannya akan tetap menjadi rujukan serta tempat bertanya bagi para kepala sekolah di Surabaya.

​Menatap Tantangan Mutu Pendidikan

​Terpilihnya Priyo Sasongko menandai babak baru bagi ekosistem pendidikan dasar Muhammadiyah di Kota Pahlawan. Tantangan ke depan dipastikan tidak mudah, terutama dalam hal standardisasi mutu dan menghadapi kompetensi global.

​Melalui kepengurusan yang baru ini, K3S SD/MI Muhammadiyah Surabaya diproyeksikan bakal mengakselerasi kepemimpinan yang lebih kolaboratif, inovatif, dan progresif. Sinergi antarsekolah—baik sekolah besar maupun sekolah yang sedang berkembang—akan diperkuat guna meratakan kualitas kelulusan, mencetak prestasi akademik non-akademik, serta memastikan layanan pendidikan Muhammadiyah tetap unggul dan berkemajuan di tengah masyarakat.(Mursiah/yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article