Bebas Cacingan, Siswa Kelas 2 SDIT Al Qolam Kudus Antusias Ikuti Program Pemberian Obat Cacing

Must read

- Advertisement -

Kudus, wartapoint – Jika siswa kelas 1 mengikuti imunisasi BIAS, suasana berbeda namun tak kalah seru terlihat di kelas 2 SDIT Al Qolam Kudus pada Selasa (28/7). Hari ini, seluruh murid kelas 2 mengikuti program pemberian obat cacing yang diselenggarakan bekerja sama dengan petugas kesehatan dari Puskesmas Ngemplak demi menjaga kesehatan dan tumbuh kembang mereka.

Karena anak-anak kelas 2 sudah mulai memahami pentingnya pola hidup sehat, pihak sekolah memberikan pemahaman dengan bahasa yang sederhana dan mudah dicerna sebelum obat dibagikan.

Wali Kelas 2 SDIT Al Qolam Kudus, Ibu Ayun, menjelaskan bahwa pemahaman tentang kebersihan diri disampaikan melalui pendekatan cerita sehari-hari, sehingga anak-anak mengerti bahwa obat cacing berfungsi menjaga perut mereka tetap sehat dari kuman dan cacing jahat.

Secara umum, proses pembagian obat cacing berjalan sangat lancar. Sebagian besar murid tampak tenang dan antusias saat menerima obat dari guru dan petugas kesehatan.

“Pelaksanaan di kelas berjalan lancar. Anak-anak antusias dan tidak rewel saat mau minum obatnya. Namun, ada dinamika kecil di mana ada satu anak yang sempat kesulitan dan harus dibujuk terlebih dahulu,” ungkapnya.

Pemberian obat cacing kali ini juga diwarnai momen unik. Berbeda dengan bayangan anak-anak pada umumnya bahwa obat identik dengan rasa pahit, sebagian besar murid kelas 2 justru menikmati momen tersebut.

Berbagai tanggapan polos terlontar usai mereka meminum obatnya. Ada yang mengunyahnya santai sambil berkata, “Aku kunyah, rasanya gak pahit kok!”, dan ditimpali temannya, “Iya, rasanya ada manis-manisnya!”. Murid lain yang memilih cara praktis menyeletuk, “Kalau aku langsung ku telan”, sementara yang lain menanggapi santai, “Rasanya cukup enak sih.”

Momen menarik juga terjadi pada salah satu murid yang tidak bisa langsung menelan obat tablet. Dengan sabar, Ibu Ayun dibantu tim kesehatan membantu menghaluskan obat tersebut menggunakan sendok, mencampurnya dengan sedikit air, hingga akhirnya sang anak berhasil meminumnya dengan lancar.

Di akhir kegiatan, Ibu Ayun menyampaikan kesan positif serta pesan penting terkait keberlanjutan program kesehatan ini.

“Kegiatan hari ini sangat positif. Semoga dengan adanya program kolaborasi bersama Puskesmas Ngemplak ini, kesehatan anak-anak semakin terjaga dan prestasi belajarnya meningkat. Kami berharap pemberian obat cacing ini bisa rutin dilakukan setiap enam bulan sekali agar anak-anak terhindar dari cacingan,” ujarnya.

Tak lupa, Ibu Ayun juga mengingatkan peran penting kebiasaan hidup bersih di rumah maupun di sekolah.

“Obat cacing ini akan lebih maksimal jika diimbangi dengan gaya hidup sehat. Jangan lupa untuk selalu rajin cuci tangan pakai sabun, supaya usaha pencegahan ini tidak sia-sia,” pungkasnya. (Adam/yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article