
Gresik, wartapoint – Suasana ceria dan penuh kebersamaan membungkus Lapangan Bola Voli Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, pada Selasa (25/8/2026). Ratusan warga yang berasal dari 85 RT dan 14 RW tumpah ruah memadati lokasi untuk mengikuti gelaran tahunan Sedekah Bumi, sebuah tradisi lokal yang terus dijaga kelestariannya.
Rangkaian acara yang dimulai sejak pukul 13.00 WIB ini menyedot perhatian lewat kehadiran deretan tumpeng raksasa bernilai seni tinggi. Setiap RT dan RW menampilkan kebolehan mengreasikan tumpeng dalam berbagai bentuk unik, mulai dari gunungan tradisional, arsitektur masjid, hingga tatanan hasil bumi yang melimpah.
Kemeriahan pecah saat aba-aba dimulai. Lintas generasi—mulai dari anak-anak, pemuda, hingga para orang tua—bersama-sama berebut isi tumpeng untuk memohon berkah. Gelak tawa dan sorak sorai antusias melingkupi seluruh penjuru lapangan, mempertegas hangatnya nilai gotong royong warga desa.
Makna Syukur dan Kepedulian Sosial
Selain warga desa, agenda budaya ini turut dihadiri jajaran Forkopimcam Driyorejo, termasuk Danramil dan Kapolsek Driyorejo, serta Anggota DPRD Kabupaten Gresik Dapil 4 (Driyorejo-Wringinanom) dari Partai Golkar, Atek Ridwan.
Kepala Desa Mojosarirejo, Sukendah, S.H. (Pak Kendah), menyampaikan bahwa Sedekah Bumi merupakan wujud ungkapan rasa syukur yang konsisten digelar selama masa kepemimpinannya.
”Sedekah Bumi ini adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT atas bumi yang kita tempati setiap hari. Harapannya, seluruh warga Desa Mojosarirejo senantiasa diberikan keselamatan, rezeki berkah, serta dijauhkan dari segala musibah,” ungkap Sukendah.
Tak sekadar ritual adat dan ajang mempererat tali silaturahmi, acara ini juga menyisipkan dimensi kepedulian sosial melalui penyerahan santunan kepada anak-anak yatim se-Desa Mojosarirejo.
Harapan untuk Kebersamaan Desa
Rangkaian perayaan ditutup secara khidmat dengan doa bersama dan pemotongan tumpeng oleh Kepala Desa yang kemudian dibagikan langsung kepada warga. Dalam penutupnya, Sukendah mengimbau agar semangat persatuan warga terus dijaga.
”Saya berharap warga Mojosarirejo ke depan semakin kompak, rukun, dan guyub. Lewat kebersamaan inilah desa kita akan semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Pergelaran Sedekah Bumi 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa nilai tradisi, rasa syukur, dan semangat gotong royong tetap berakar kuat di tengah masyarakat Desa Mojosarirejo. (Muri/yupan)
#beritanasional #jawatimur #gresik #indonesia #kampungtangguh





