
Surabaya, wartapoint — Suasana sore yang cerah di kawasan Dupak Bandarejo, Surabaya, pada Senin (28/9/2026) pukul 16.15 WIB seketika menyita perhatian warga. Kedatangan sebuah mobil ambulans Lazismu Surabaya di salah satu gang sempit sempat mengejutkan warga sekitar. Namun, kehadiran kendaraan operasional tersebut bukan untuk menjemput warga yang sakit atau meninggal dunia, melainkan membawa misi kebaikan: menyalurkan bantuan kursi roda.
Bantuan kursi roda tersebut diserahkan langsung kepada Ibu Ama, ibunda dari Ibu Nuriyah, yang berdomisili di Dupak Bandarejo 2 nomor 67, Surabaya. Aksi nyata kepedulian sosial ini ditujukan untuk membantu menunjang aktivitas dan mobilitas Ibu Ama dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh perwakilan Lazismu Surabaya, Warsono, dan diterima langsung oleh Ibu Ama di kediamannya. Suasana penyerahan berlangsung sederhana namun sarat kehangatan dan rasa haru.
Momen berharga ini turut disaksikan oleh Ketua RT 06 Dupak Bandarejo, H. Sutikno, S.Sos., M.H., serta tokoh masyarakat setempat, Musthofa, S.T. Kehadiran para tokoh RT dan masyarakat ini menjadi wujud dukungan moral serta sinergi dalam memperhatikan kesejahteraan warga yang membutuhkan.
Ketua RT 06 Dupak Bandarejo, H. Sutikno, menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian dan kepekaan sosial yang ditunjukkan oleh Lazismu Surabaya.
“Atas nama warga RT 06 Dupak Bandarejo, kami menyampaikan terima kasih kepada Lazismu Surabaya yang telah memberikan bantuan kursi roda kepada Ibu Ama. Bantuan ini sangat bermanfaat dan tentu sangat berarti bagi keluarga,” ujar Sutikno.
Ia juga berharap aksi kepedulian serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
Bantuan kursi roda ini menjadi bukti konkret bahwa program filantropi berbasis zakat, infak, dan sedekah mampu menghadirkan manfaat nyata di tingkat tapak. Melalui semangat “Memberi untuk Negeri, Berbagi untuk Sesama”, kolaborasi antara lembaga filantropi, tokoh masyarakat, dan pengurus lingkungan diharapkan dapat terus menjadi pilar utama dalam merawat empati serta membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat. (yupan)





