
Surabaya, wartapoint — Suasana gemuruh dan khidmat menyelimuti Aula SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Surabaya pada Sabtu (26/9/2026). Ratusan pelajar mulai dari tingkat cabang hingga IPM Kids se-Kota Surabaya berkumpul untuk mengikuti pembukaan Musyawarah Daerah (Musyda) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) XXIV Kota Surabaya.
Acara bergengsi ini turut dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, perwakilan organisasi otonom (ortom), serta para pengurus dan pembina IPM Kids dari berbagai sekolah Muhammadiyah se-Kota Surabaya.
Di tengah riuhnya ajang permusyawaratan tersebut, kabar membanggakan datang dari SD Muhammadiyah 7 Surabaya (Sekolah Inovatif Jagir). Organisasi IPM Kids di sekolah ini berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu IPM Kids Inspiratif Surabaya yang diserahkan langsung oleh Pimpinan Daerah IPM Kota Surabaya.
Prestasi ini diwakili oleh tiga siswa pilihan yang diberi amanah menghadiri kegiatan tersebut, yakni Nadiva Aisyah Azzahra, Shakayla Ramadhani Ubadahen, dan Ashraf Rasya Ardhyan.
Pembina IPM Kids Sekolah Inovatif Jagir, Fatimah Nurul Imanah, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas apresiasi ini. Ia menjelaskan bahwa meski IPM Kids di sekolahnya tergolong baru, para siswa sudah dilatih untuk aktif dalam berbagai pembiasaan positif.
”Meskipun IPM Kids ini baru disahkan pada milad sekolah pertengahan Juni kemarin, setidaknya mereka sudah kami libatkan di berbagai kegiatan. Mulai dari piket penyambutan kedatangan siswa, apel pagi, hingga piket menjaga ketertiban shalat Dzuhur berjamaah di masjid sekolah,” tutur Fatimah.
Sementara itu, Ketua Umum IPM Kids SD Muhammadiyah 7 Surabaya, Nadiva Aisyah Azzahra, tidak mampu menyembunyikan rasa bahagianya saat menerima penghargaan secara simbolis. Siswi kelas VI Al Biruni ini berharap capaian tersebut bisa memicu semangat seluruh rekan-rekannya.
”Saya merasa sangat senang dan bangga bisa mendapatkan penghargaan sebagai IPM Kids Inspiratif Surabaya. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar, aktif dalam kegiatan, dan memberikan contoh yang baik kepada teman-teman. Semoga ke depannya IPM Kids SD Muhammadiyah 7 Surabaya bisa semakin aktif dan menginspirasi,” ujar Nadiva penuh semangat.
Pencapaian ini membuktikan bahwa keterbatasan usia organisasi bukan penghalang untuk mengukir prestasi dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekolah.
(Habib Amrullah)





