Surabaya, wartapoint – Mengawali langkah setelah libur panjang, SMA Intensif Taruna Pembangunan (ITP) Surabaya menggelar acara Halal Bihalal Keluarga Besar pada Senin (30/3/2026). Bertempat di lapangan utama sekolah, kegiatan ini tidak hanya sekadar tradisi saling memaafkan, tetapi juga menjadi momentum untuk membangkitkan kembali gairah belajar seluruh siswa.
Acara yang diikuti oleh jajaran guru, tenaga kependidikan, staf, hingga seluruh siswa ini berlangsung khidmat namun penuh kehangatan.
Pesan Penting untuk Setiap Jenjang
Kegiatan dibuka dengan apel pagi yang tertib. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Sekolah SMA ITP Surabaya, Ibu Lilik Chalifah, S.Sos., M.Pd., memberikan arahan strategis bagi para siswa sesuai dengan jenjang pendidikannya:
- Siswa Kelas 12: Diingatkan untuk menjaga konsistensi belajar di detik-detik terakhir menuju kelulusan. Beliau juga memberikan pengingat penting terkait pengumuman Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri Berbasis Prestasi (SNBP) yang dijadwalkan pada 6 April mendatang.
- Siswa Kelas 10 dan 11: Diminta untuk segera menuntaskan tanggung jawab akademik, mulai dari ujian susulan, remedial, hingga pemenuhan nilai yang masih kurang melalui konsultasi aktif dengan guru mata pelajaran.
Inovasi Tradisi: Guru Mendatangi Siswa
Ada yang unik pada perayaan tahun ini. Jika biasanya siswa mengantre untuk menyalami guru, SMA ITP Surabaya mengusung konsep sebaliknya: Guru yang mendatangi siswa.
Langkah ini diambil sebagai simbol kerendahan hati dan upaya proaktif sekolah untuk menghapus sekat serta kesalahpahaman yang mungkin muncul selama proses belajar mengajar. Doni Yulianto, S.Sos., M.Pd., selaku Guru Bimbingan dan Konseling (BK) kelas 11 dan 12, menjelaskan tujuan di balik konsep ini.
“Kami ingin mempererat tali silaturahmi secara lebih personal. Dengan saling memaafkan secara tulus, kami berharap suasana kebatinan antara guru dan murid menjadi lebih plong, sehingga suasana belajar ke depannya jauh lebih kondusif,” ujar Doni.
Harapan Besar Pasca-Ramadhan
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap seluruh warga SMA ITP Surabaya dapat meningkatkan soliditas dan kekompakan. Dengan hati yang bersih dan semangat yang diperbarui, sekolah optimis para siswa dapat terus memacu prestasi dan membawa nama baik institusi di masa depan. (Berlin)





