Edukasi Pubertas di MI Muhammadiyah 25 Surabaya: Ajarkan Siswa Kelas 5A Rawat Diri sebagai Bentuk Syukur

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Suasana ruang kelas 5A MI Muhammadiyah 25 Surabaya pada Rabu (8/4/2026) tampak berbeda dari biasanya. Melalui program Guest Teacher, para siswa diajak untuk menyelami fase transisi kehidupan dalam sesi edukasi bertajuk “Perawatan Kulit untuk Usia Pubertas”.

​Hadir sebagai narasumber, Henita Paitella, seorang wali murid sekaligus lulusan S1 Statistika Universitas Brawijaya. Dengan pendekatan yang hangat dan menyentuh, ia membekali para siswa dengan pemahaman bahwa merawat diri bukan sekadar soal estetika, melainkan wujud rasa syukur atas amanah tubuh dari Allah SWT.

​Memahami Perubahan sebagai Sunnatullah

​Dalam paparannya, Henita menjelaskan bahwa perubahan fisik pada remaja laki-laki maupun perempuan adalah sunnatullah atau proses alami dalam tumbuh kembang manusia. Salah satu tantangan yang sering muncul pada fase ini adalah jerawat.

​Ia menguraikan bahwa jerawat dipicu oleh berbagai faktor teknis dan gaya hidup, di antaranya:

  • ​Perubahan Hormon: Peningkatan hormon androgen selama masa pubertas.
  • ​Faktor Biologis: Penyumbatan pori-pori dan aktivitas bakteri Propionibacterium acnes.
  • ​Pola Hidup: Kebiasaan makan dan kebersihan yang kurang terjaga.

​Langkah Praktis Merawat Diri

​Tak hanya teori, para siswa juga diberikan panduan praktis untuk menjaga kesehatan kulit sejak dini. Beberapa langkah sederhana yang ditekankan antara lain:

  1. ​Membersihkan wajah secara rutin dengan sabun yang tepat.
  2. ​Menggunakan tabir surya (sunscreen) untuk perlindungan harian.
  3. ​Memilih produk perawatan yang ringan, alami, dan tidak menyumbat pori-pori (non-comedogenic).
  4. ​Menerapkan pola hidup sehat dan menjaga asupan nutrisi.

​Antusiasme dan Apresiasi

​Kegiatan ini disambut dengan gelak tawa dan rasa ingin tahu yang tinggi dari para siswa. Qalesya Alia Susanto, salah satu siswi kelas 5A, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini. “Saya sangat senang, kegiatannya seru dan saya jadi tahu cara merawat wajah dengan benar,” ungkapnya.

​Hal senada disampaikan oleh Anas Asshiddiqi. Ia merasa lebih tenang menghadapi perubahan pada tubuhnya. “Sekarang saya lebih paham tentang perubahan tubuh dan cara menjaga kulit agar tetap sehat,” ujarnya.

​Wali kelas 5A, Ustadzah Selly, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan keterlibatan wali murid dalam proses belajar mengajar.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bermanfaat. Anak-anak mendapatkan pengetahuan baru dan terlihat sangat antusias. Ini menjadi pengalaman belajar yang sangat berkesan bagi mereka,” tutur Ustadzah Selly.

​Program Guest Teacher ini diharapkan dapat membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesadaran diri yang tinggi, percaya diri, dan senantiasa menjaga kebersihan sebagai bagian dari iman. (Islaha)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article