Kobarkan Semangat Patriotisme, Veteran RI Sambangi SD Muhammadiyah 2 Surabaya

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Suasana khidmat menyelimuti Aula Ahmad Dahlan SD Muhammadiyah 2 Surabaya pada Rabu (8/4/2026). Ratusan siswa kelas 4, 5, dan 6 berkumpul bukan untuk pelajaran biasa, melainkan untuk mendengarkan langsung kisah heroik dari para saksi sejarah: para Veteran Republik Indonesia.

​Kehadiran para pejuang ini merupakan bagian dari program “Veteran Mengajar”, sebuah inisiatif untuk mendekatkan sejarah perjuangan bangsa kepada generasi alfa melalui penuturan tangan pertama.

​Kemerdekaan yang Harus Dijaga

​Dalam paparannya, para veteran menekankan pesan penting bahwa perjuangan bangsa tidak berhenti pada pembacaan Proklamasi 17 Agustus 1945. Mereka menceritakan bagaimana tahun-tahun setelah kemerdekaan justru menjadi masa-masa sulit, di mana senjata masih harus diangkat demi menghalau upaya negara asing yang ingin kembali menguasai tanah air.

​Para pejuang ini juga memberikan edukasi mengenai makna gelar “Veteran”. Gelar tersebut bukan sekadar sebutan untuk orang lanjut usia, melainkan bentuk penghormatan negara kepada mereka yang terjun langsung ke medan laga melawan musuh luar negeri demi menjaga kedaulatan NKRI.

“Hanya mereka yang terlibat langsung dalam pertempuran melawan penjajah asing yang berhak menyandang gelar ini,” ujar salah satu veteran di hadapan para siswa yang menyimak dengan antusias.

​Menanamkan Karakter Kebangsaan

​Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Surabaya, Muhammad Agus Zaki Fanani, menyampaikan apresiasi mendalam atas kesediaan para veteran berbagi kisah. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini adalah momen langka yang sangat berharga bagi pembentukan karakter siswa.

  • ​Tujuan Program: Menanamkan nilai nasionalisme dan patriotisme sejak dini.
  • ​Harapan Sekolah: Menumbuhkan rasa hormat terhadap jasa pahlawan dan memperkuat cinta tanah air.
  • ​Output Siswa: Membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki karakter kebangsaan yang tangguh.

​”Melalui cerita langsung dari para saksi sejarah, kami ingin siswa memahami bahwa kemerdekaan yang mereka nikmati hari ini diraih dengan pengorbanan yang luar biasa. Harapannya, tumbuh semangat juang dalam diri mereka untuk membangun Indonesia di masa depan,” pungkas Agus Zaki.

​Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama, di mana para siswa tampak berebut untuk bersalaman dengan para pahlawan yang telah menjaga kedaulatan bangsa tersebut. (Indira)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article