Surabaya, wartapoint – Guna memperkokoh lini dakwah melalui jalur kreatif dan kesehatan fisik, Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipadukan dengan agenda Halalbihalal pada Ahad (19/04).
Acara yang berlangsung di Aula Mas Mansyur, Gedung PWM Jawa Timur, Surabaya ini menjadi momentum krusial bagi konsolidasi organisasi pasca-Idulfitri. Pertemuan ini mempertemukan pengurus LSBO, Lembaga Pembinaan Olahraga (LPO), serta Lembaga Seni Budaya (LSB) dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Timur.
Konsolidasi di Momentum Fitri
Rangkaian acara dibuka dengan suasana hangat khas Lebaran. Para penggiat seni dan olahraga Muhammadiyah dari berbagai kabupaten/kota tampak antusias memanfaatkan momen ini untuk mempererat tali silaturahmi. Kehadiran perwakilan daerah yang hampir merata menunjukkan soliditas organisasi di tingkat wilayah.
Setelah sesi ramah tamah, agenda berlanjut pada inti acara, yakni rapat koordinasi strategis. Fokus utama pembahasan adalah menyelaraskan arah gerak dan strategi program kerja untuk satu tahun ke depan.
Menjadikan Seni dan Olahraga sebagai Instrumen Dakwah
Dalam forum tersebut, ditekankan bahwa seni, budaya, dan olahraga bukanlah sekadar aktivitas hobi, melainkan instrumen penting dalam dakwah kultural Persyarikatan. Beberapa poin utama yang dihasilkan dalam Rakor meliputi:
- Sinergi Antar-Lembaga: Memastikan komunikasi yang cair antara LSBO, LSB, dan LPO di tingkat daerah agar program tidak berjalan sendiri-sendiri.
- Keberlanjutan Program: Menyusun agenda yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat luas di Jawa Timur.
- Penguatan Peran: Mengoptimalisasi potensi kader di bidang seni dan olahraga sebagai wajah dakwah Muhammadiyah yang inklusif.
Harapan Ketua LSBO PWM Jatim
Ketua LSBO PWM Jawa Timur, Wigatiningsih, menegaskan bahwa pertemuan ini memiliki dimensi emosional sekaligus organisatoris. Menurutnya, kesamaan visi antar pengurus adalah kunci keberhasilan program di lapangan.
“Rapat Koordinasi ini dimaksudkan sebagai bentuk silaturahmi dan sosialisasi pada LSBO/LSB/LPO yang ada di Kabupaten/Kota. Harapannya agar ada sinergi berkesinambungan dalam dakwah Persyarikatan Muhammadiyah, khususnya terkait seni budaya dan olahraga,” ujar Wigatiningsih.
Melalui langkah konsolidasi ini, LSBO PWM Jawa Timur optimistis dapat membangun kolaborasi yang lebih solid. Dengan sinergi yang kuat, pengembangan potensi seni dan olahraga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dakwah Islam berkemajuan di wilayah Jawa Timur. (Anang Dony Irawan)





