Surabaya, wartapoint – Suasana haru dan bangga menyelimuti Gedung Poltekkes Surabaya pada Sabtu (25/4). Sebanyak 118 siswa MI Muhammadiyah 5 Surabaya, yang populer dikenal sebagai Sekolah Mulia, mengikuti prosesi Wisuda VIII Al-Qur’an dan Tahfidz. Gelaran ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mencetak generasi Qurani yang cerdas sekaligus berakhlak karimah.
Para wisudawan yang berasal dari kelas 2 hingga kelas 6 ini terbagi ke dalam beberapa kategori prestasi, mulai dari wisudawan Al-Qur’an hingga tahfidz Juz 30, Juz 1, serta capaian istimewa pada Juz 2 dan 3.
Ujian Terbuka: Bukti Kesungguhan Siswa
Salah satu momen paling mendebarkan sekaligus membanggakan adalah sesi Ujian Terbuka. Dalam sesi ini, para peserta diuji secara acak oleh tamu undangan yang hadir.
Ketangguhan mental siswa terlihat saat Hamidah, siswi kelas 2, mampu menjawab pertanyaan sambung ayat dari wali wisudawan dengan mantap dan lancar. Keberhasilan ini menjadi representasi dari efektivitas proses pembelajaran tahfidz yang dijalankan secara disiplin di Sekolah Mulia.
Filosofi “MULIA” dalam Mendidik Anak
Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, Dicky Shadqomullah, dalam sambutannya memberikan pesan mendalam bagi para orang tua dan pendidik. Ia merangkum prinsip pendidikan karakter melalui akronim “MULIA”:
| Huruf | Makna | Pesan Utama |
|---|---|---|
| M | Mandiri | Menumbuhkan pribadi yang mampu berdiri di atas kaki sendiri. |
| U | Ulet | Membiasakan anak agar tidak mudah menyerah menghadapi ujian hidup. |
| L | Lemah Lembut | Membentuk hati yang baik dan tutur kata santun lewat kedekatan dengan Al-Qur’an. |
| I | Ikhlas | Mengajarkan keikhlasan sebagai kunci ketenangan dalam menjalani kehidupan. |
| A | Amanah | Menjaga dan mendidik anak sebagai titipan Tuhan dengan penuh tanggung jawab. |
Sinergi Sekolah dan Orang Tua
Acara ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya kolaborasi. Bak sepasang kaki yang melangkah beriringan, sinergi antara pihak sekolah dan orang tua (Ikwam) adalah kunci utama kesuksesan anak di masa depan.
”Mari kita jaga dan didik anak-anak kita dengan penuh tanggung jawab sebagai titipan yang harus kita bimbing sebaik-baiknya,” tegasnya.
Melalui momentum wisuda ini, Sekolah Mulia berharap dapat terus melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan siap menghadapi tantangan zaman dengan akhlak yang luhur. (Ana Rose)





