Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Friday, May 8, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Momentum Bersejarah di Dupak Bangunsari: Mendikdasmen Resmikan Program Pemberdayaan Eks-Lokalisasi PCA Krembangan

Must read

Surabaya, wartapoint – Kawasan Dupak Bangunsari menjadi saksi sejarah sinergi antara pemerintah pusat dan gerakan perempuan berkemajuan. Pada Jumat (01/05/2026), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., hadir secara langsung untuk meresmikan sekaligus menandatangani prasasti program “Pemberdayaan Berkelanjutan bagi Eks-Lokalisasi Tambak Asri dan Bangunsari”.

​Kehadiran tokoh pendidikan nasional di stand Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Krembangan ini disambut hangat oleh jajaran pengurus, tokoh masyarakat, dan warga binaan yang kini tengah berjuang menuju kemandirian ekonomi.

Apresiasi dan Rasa Syukur Ketua PCA Krembangan

​Ketua PCA Krembangan, Hj. Umu Chasanah, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bangganya saat menyambut Prof. Abdul Mu’ti. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesediaan Bapak Menteri turun langsung ke wilayah yang sedang bertransformasi ini.

​”Kami atas nama PCA Krembangan menyampaikan ribuan terima kasih kepada Bapak Mendikdasmen. Kehadiran beliau bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan pengakuan nyata terhadap perjuangan kami di akar rumput. Ini adalah suntikan moral yang luar biasa bagi ibu-ibu Aisyiyah untuk terus berkhidmat,” ujarnya.

Pemberdayaan sebagai Fondasi Pendidikan Karakter

​Program unggulan yang diresmikan tersebut fokus pada pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, dan penguatan ekonomi keluarga bagi warga eks-lokalisasi. Umu Chasanah menjelaskan bahwa pemberdayaan ekonomi merupakan pintu masuk utama untuk menciptakan lingkungan rumah tangga yang sehat bagi pendidikan anak-anak.

​Selain pemberdayaan ekonomi, PCA Krembangan juga memamerkan berbagai program sosial lainnya di hadapan Mendikdasmen, mulai dari Aisyiyah Peduli, Posyandu Lansia, hingga layanan pemulasaraan jenazah yang dikelola secara profesional sesuai syariat.

Harapan untuk Keberlanjutan dan Sinergi ke Depan

​Melalui peresmian prasasti ini, Umu Chasanah menaruh harapan besar agar perhatian pemerintah terhadap model pemberdayaan berbasis komunitas seperti ini terus berlanjut.

​”Harapan kami, penandatanganan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat. Kami bermimpi wilayah Dupak Bangunsari dan Tambak Asri tidak lagi dikenal dengan masa lalunya, tetapi dikenal sebagai pusat literasi dan kemandirian ekonomi. Kami ingin membuktikan bahwa dengan pendampingan yang tulus, masyarakat bisa bangkit dan mandiri,” pungkasnya.

​Prof. Dr. Abdul Mu’ti sendiri memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah nyata PCA Krembangan. Ia pun juga menilai apa yang dilakukan Aisyiyah adalah wujud nyata dari “Partisipasi Semesta”—di mana masyarakat mengambil peran aktif dalam mencerdaskan dan memuliakan kehidupan bangsa sesuai spirit Hardiknas. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article