Surabaya, wartapoint – Menentukan sekolah dasar bukan sekadar mencari fasilitas fisik, melainkan membangun keselarasan visi antara pendidik, orang tua, dan anak. Semangat tersebut melandasi agenda Observasi Program Sekolah & Observasi Siswa Gelombang 2 yang digelar SD Muhammadiyah 26 (M26) Surabaya pada Sabtu (9/5/2026).
Jauh dari kesan formal yang kaku, suasana di sekolah yang berlokasi di kawasan KH. Ahmad Dahlan ini justru tampak semarak. Ratusan calon siswa disambut dengan kegiatan warming up melalui “Senam Anak Indonesia Hebat”, yang seketika mencairkan ketegangan menjadi tawa ceria.
Pendekatan Holistik: Membaca Potensi, Bukan Sekadar Tes
SD M26 Surabaya menegaskan komitmennya untuk tidak menggunakan tes kaku dalam penyaringan siswa. Sebaliknya, sekolah menerapkan tiga pilar observasi mendalam untuk memetakan profil unik setiap anak:
- Kematangan Emosional: Menilai kesiapan mental dan kemandirian anak untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah formal.
- Global Insight (ICP): Penjajakan khusus bagi calon siswa International Class Program guna melihat kemampuan logika dan dasar-dasar bahasa asing.
- Spiritualitas: Pemetaan literasi Al-Qur’an sejak dini sebagai landasan pembinaan agama yang personal dan tepat sasaran.
Zona Edu-Games: Mengubah Antrean Menjadi Petualangan
Sembari menunggu giliran observasi, para calon siswa dimanjakan dengan berbagai Zona Edu-Games. Konsep ini dirancang agar transisi dari TK ke SD dirasakan sebagai pengalaman yang menyenangkan. Anak-anak tampak antusias menaklukkan tantangan di papan titian, melompat di area hopscotch, mengasah kecerdasan visual dengan tangram, hingga mengekspresikan diri di area mewarnai.
Sinergi Kurikulum dan Pola Asuh
Di saat anak-anak bermain dan diobservasi, para orang tua mengikuti sesi sosialisasi intensif di ruang terpisah. Pertemuan ini bertujuan untuk membedah kurikulum serta menyelaraskan pola asuh di rumah dengan program unggulan sekolah.
“Kunci sukses pendidikan adalah ketika visi sekolah dan pola asuh di rumah berjalan seirama.”
Dengan langkah ini, SD M26 Surabaya memastikan bahwa setiap siswa yang bergabung akan mendapatkan pendampingan yang personal, sesuai dengan karakter dan kebutuhan unik mereka masing-masing.
Melalui agenda ini, SD Muhammadiyah 26 Surabaya kembali membuktikan diri sebagai institusi yang siap mencetak generasi hebat 2026/2027 melalui pendekatan pendidikan yang bermakna dan berorientasi pada karakter.
(Faza / Diah)





