Surabaya, wartapoint – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Kota Surabaya. Rihadatul Aisyah, siswi dari Sekolah Adab Kesalehan MBA SPARTANS SD Muhammadiyah 2 Surabaya, sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 2 dalam ajang Kejuaraan Woodball Piala Walikota Surabaya yang digelar pada Minggu (24/5/2026).
Turun di kategori Single Stroke Beginner, Aisyah tampil percaya diri di tengah ketatnya persaingan yang diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai sekolah di seluruh penjuru Surabaya. Keberhasilan membawa pulang medali perak dan sertifikat juara ini menjadi bukti nyata dari hasil kerja keras serta bakat yang diasah secara konsisten.
Kunci Kemenangan: Ketelitian dan Ketenangan
Kompetisi tingkat kota ini menuntut konsentrasi tinggi dari para pesertanya. Woodball, olahraga yang sekilas menyerupai golf namun menggunakan pemukul dan bola kayu, membutuhkan akurasi visual serta kontrol emosi yang stabil.
Dalam jalannya pertandingan, Aisyah dinilai mampu menunjukkan ketelitian, ketenangan, dan kemampuan teknis yang luar biasa di lapangan. Faktor mental yang solid inilah yang kemudian berhasil mengamankan posisinya di jajaran podium kedua terbaik.
”Prestasi yang diraih Rihadatul Aisyah ini adalah kebanggaan besar bagi kami semua. Ini membuktikan bahwa siswa kami memiliki semangat juang yang tinggi, disiplin yang baik, dan bakat yang luar biasa,” ujar Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Surabaya, Muhammad Agus Zaki Fanani, saat memberikan keterangan resmi.
Keseimbangan Akademik dan Non-Akademik
Keberhasilan ini juga sekaligus menegaskan komitmen SD Muhammadiyah 2 Surabaya yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik dan penguatan karakter (adab), tetapi juga serius dalam memfasilitasi potensi non-akademik siswa, khususnya di bidang olahraga.
Pihak sekolah menjelaskan bahwa pembinaan minat dan bakat yang terstruktur dan terprogram dengan baik menjadi fondasi utama lahirnya atlet-atlet muda berprestasi sejak dini. Agus Zaki menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari sinergi dari berbagai pihak.
”Keberhasilan ini bukan hanya milik Aisyah saja, tetapi juga hasil dukungan penuh orang tua, bimbingan intensif dari pelatih, serta doa dari seluruh warga sekolah,” lanjutnya.
Target dan Harapan ke Depan
Pihak sekolah berharap pencapaian di ajang Piala Walikota Surabaya ini dapat menjadi batu loncatan yang baik bagi karier olahraga Aisyah di masa depan. Di sisi lain, prestasi ini diharapkan mampu memotivasi siswa-siswi lainnya untuk berani menggali potensi diri mereka.
”Kami berharap prestasi ini menjadi pemacu semangat bagi Aisyah untuk terus berlatih dan membidik target yang lebih tinggi lagi. Sekolah akan terus berkomitmen mendukung pengembangan bakat siswa di berbagai bidang, agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, cerdas, dan berprestasi,” pungkas Agus Zaki.
Dengan raihan medali perak ini, SD Muhammadiyah 2 Surabaya optimis dapat terus melahirkan generasi muda yang mampu mengharumkan nama institusi dan Kota Surabaya di berbagai level kompetisi ke depannya. (Indira)





