Surabaya, wartapoint – Delegasi seni SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix) sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Parade Musik Kolintang 2026 yang digelar di Grand City Mall Surabaya, Ahad (7/6/2026). Salah satu personelnya, Junio Abrizam Ziogatha, berhasil keluar sebagai Pemain Bas Terbaik dalam perhelatan yang diikuti oleh berbagai sekolah penerima alat musik tradisional tersebut.
Siswa kelas 5-ICP yang akrab disapa Zio ini memikat perhatian dewan juri lewat akurasi ketukan dan aksi panggungnya yang atraktif. Kehadiran Zio di lini belakang instrumen berhasil menjadi jangkar irama yang kuat, memberikan warna dan roh tersendiri bagi keutuhan aransemen lagu yang dibawakan oleh tim SD Musix.
Kombinasi Apik Musik dan Koreografi
Keberhasilan Zio meraih penghargaan individu ini melengkapi kesuksesan kolektif tim kolintang SD Musix. Tampil dinamis, performa anak-anak SD Musix tidak hanya memanjakan telinga, tetapi juga memikat mata berkat sentuhan koreografi visual yang dirancang oleh Ike Zane.
Kepala Urusan (Kaur) Kesiswaan SD Musix, Hidayatuni’mah, menyampaikan bahwa pihak sekolah merasa sangat bangga atas pencapaian dedikatif yang ditunjukkan oleh anak didiknya, khususnya Zio.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi institusi sekolah. Zio telah membuktikan kepada kita semua bahwa dengan kesungguhan hati, disiplin latihan, serta arahan dari mentor yang tepat, seorang siswa mampu melahirkan prestasi yang maksimal di bidangnya,” kata Hidayatuni’mah saat memberikan keterangan.
Komitmen Pengembangan Bakat Non-Akademik
Tim kolintang SD Musix dalam ajang ini diperkuat oleh kombinasi siswa lintas kelas yang solid, di antaranya Fatharian Zayn Arrafif, Gybran Azzam Pratama, Athillah Syafiq, Muhammad Athallah Mifzal, Helena Putri Humaira, Shafiya Mutia Kamila, serta Ramsha Shaquilla Nabila Adistyansyah sebagai pengisi vokal.
Keikutsertaan dan raihan prestasi dalam Parade Musik Kolintang yang bertepatan dengan momentum Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 ini menjadi penanda kuat komitmen SD Musix. Sekolah menegaskan posisinya untuk tidak hanya fokus pada aspek akademis di dalam ruang kelas, melainkan juga terus memfasilitasi dan mendorong pengembangan potensi minat bakat siswa secara menyeluruh di bidang seni dan kebudayaan.
(Basirun)





