Surabaya, wartapoint – Suasana penuh berkah dan kebahagiaan menyelimuti keluarga besar Sekolah Tahfidz Berkemajuan SD Muhammadiyah 29 Surabaya (SD Mudalan). Pada Selasa (9/6), kepala sekolah dan ustadz/ustadzah SD Mudalan menghadiri undangan momen spesial “Sharing Happiness” pernikahan salah satu guru terbaik mereka, Ustadzah Salsa dengan Mas Nasrullah, yang digelar di Restoran Prima Rasa, Dukuh Kupang, Surabaya.
Kehadiran para guru ini dipimpin langsung oleh Kepala SD Muhammadiyah 29 Surabaya, Irwan, S.Pd., M.Pd.I.
Kepada awak media wartapoint.id, Kepala SD Mudalan, Ustadz Irwan, menyampaikan ucapan selamat serta untaian doa terbaik untuk kedua mempelai yang sedang memulai lembaran hidup baru.
”Selamat menempuh hidup baru untuk Ustadzah Salsa dan Mas Nasrullah. Kami semua mendoakan agar pernikahan ini diberkahi oleh Allah SWT, serta dijadikan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Semoga momentum sakral ini membawa keberkahan, tidak hanya untuk kedua mempelai dan keluarga besar, tetapi juga membawa energi positif dalam menjalankan tugas mulia mendidik di sekolah,” ungkapnya.
Membangun Sinergi Melalui Keharmonisan Teamwork
Lebih dari sekadar menghadiri undangan resepsi, Ustadz Irwan menegaskan bahwa momen berkumpul bersama di luar jam sekolah seperti ini memiliki esensi yang sangat penting. Kehadiran para ustadz/ustadzah secara kompak merupakan wujud nyata dalam mempererat tali silaturahmi serta menjaga keharmonisan hubungan antara kepala sekolah dan jajaran ustadz/ustadzah.
”Di SD Mudalan, kami tidak hanya bekerja sebagai rekan sejawat, melainkan sebagai satu keluarga besar. Menghadiri momen bahagia salah satu guru kami adalah cara terbaik untuk memperkuat chemistry, keharmonisan, dan soliditas tim. Dengan pondasi kekeluargaan yang kuat, insyaAllah sinergi dalam memajukan Sekolah Tahfidz Berkemajuan ini akan semakin solid,” imbuhnya.
Acara yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut berjalan dengan hangat dan penuh suka cita. Ramah tamah menjadi penutup momen indah tersebut, memancarkan rona kebahagiaan yang siap dibawa kembali untuk menyemangati aktivitas pendidikan di lingkungan SD Muhammadiyah 29 Surabaya. (yupan)





