Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Friday, June 12, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Cegah Curanmor, Rusunawa Benowo Pakal Jadi Rusun Pertama di Surabaya yang Terapkan ‘Access Card’

Must read

Surabaya, wartapoint – Maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Surabaya memicu warga Rusunawa Benowo Pakal untuk memperketat sistem pengamanan. Guna mengantisipasi celah kriminalitas, warga sepakat menerapkan sistem kartu akses (access card) berbasis teknologi Radio Frequency Identification (RFID) di pintu gerbang utama.

​Langkah inovatif ini menjadikan Rusunawa Benowo Pakal sebagai satu-satunya hunian vertikal milik pemerintah di Surabaya yang menggunakan sistem keamanan digital tersebut.

​Respons Cepat Atas Rentetan Pencurian

​Inisiatif pemasangan access card ini bermula dari keresahan warga setelah kompleks rusunawa dibobol maling sebanyak dua kali dalam kurun waktu satu bulan. Mengingat area rusun yang terbuka kerap menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan, warga kemudian berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya.

​Pengurus Rusunawa Benowo Pakal, Hariyanto, menjelaskan bahwa sistem baru ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara warga dan pemerintah daerah.

​”Untuk pintu pagar dibantu dari Dinas DPRKPP, sedangkan biaya pembelian sistem access card murni dari swadaya warga. Kami sepakat memasang ini guna mencegah pencurian lagi,” ujar Hariyanto, Rabu (10/6/2026).

​Cara Kerja Sistem RFID Rusunawa

​Sistem ini dirancang untuk membatasi sekaligus memantau pergerakan orang yang keluar-masuk area hunian, sehingga hanya penghuni resmi yang memiliki akses penuh.

​Mewakili Ketua Paguyuban Rusun Benowo Pakal, M. Taufik, memaparkan secara teknis bagaimana teknologi ini bekerja untuk mengamankan kawasan:

  • Penyaringan Non-Penghuni: Setiap warga rusun dibekali kartu khusus yang telah terdaftar.
  • Mekanisme Tapping: Warga hanya perlu mendekatkan (tap) kartu ke mesin reader di gerbang.
  • Verifikasi Otomatis: Jika nomor ID kartu cocok dengan database, mesin reader akan mengirim sinyal ke kunci magnetik.
  • Sistem Buka-Tutup: Arus listrik pada magnet akan terputus selama beberapa detik, memungkinkan pintu pagar didorong atau ditarik untuk dibuka.

​”Dengan sistem ini, kita bisa tahu dan memonitor siapa saja yang masuk. Ini sangat efektif meminimalisir aksi pencurian, khususnya kendaraan bermotor,” kata Taufik.

​Kombinasi Teknologi dan Siskamling

​Meski telah mengadopsi teknologi digital, warga Rusunawa Benowo Pakal tidak lantas mengendurkan pengamanan manual. Penggunaan access card ini tetap diimbangi dengan kegiatan ronda malam yang dilakukan oleh warga secara bergantian.

​”Kalau untuk jaga malam sendiri sebenarnya sudah berlangsung selama 3 tahun terakhir,” tambah Taufik.

​Kombinasi antara pagar kokoh bantuan dinas, teknologi RFID, dan kesadaran warga dalam menjaga lingkungan diharapkan mampu menyetop angka kriminalitas di rusun tersebut. Hariyanto berharap, setelah fasilitas ini terpasang, warga bisa bersama-sama merawatnya demi kepentingan jangka panjang.

​”Rusun Benowo Pakal mungkin rusun pertama di Surabaya yang menggunakan access card. Semoga ini bisa menjadi percontohan bagi rusun-rusun lain di Surabaya agar lingkungannya jauh lebih aman,” pungkas Hariyanto. (Sigit Santoso)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article