Surabaya, wartapoint — Rekam jejak kepemimpinan seseorang sering kali tidak diukur dari seberapa lantang ia bersuara, melainkan dari seberapa besar dampak nyata yang ditinggalkan. Prinsip ini tecermin kuat dalam figur Fery Rismawan, STh.I, M.Pd.I, Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah 25 Surabaya.
Di bawah kendalinya, madrasah yang berlokasi di kawasan Surabaya Utara ini mengalami lompatan besar, mulai dari penguatan mutu akademik hingga ekspansi aset kelembagaan yang masif.
Transformasi Akademik dan Sekolah Unggul
Sebagai pemimpin yang dikenal kalem, Fery berhasil mengonsolidasikan seluruh elemen sekolah untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun para pendahulunya. Prioritas pertamanya adalah menciptakan kondusivitas lingkungan belajar. Suasana madrasah yang tenang dan tertib menjadi kunci optimalnya proses belajar-mengajar.
Upaya tersebut membuahkan hasil konkret pada peningkatan status kelembagaan sekolah. Di era kepemimpinannya, MI Muhammadiyah 25 Surabaya berhasil menaikkan nilai akreditasi sekolah secara signifikan.
Salah satu pencapaian prestisius adalah keberhasilan perpustakaan sekolah yang kini resmi menyandang Akreditasi A di tingkat nasional. Atas berbagai capaian mutu tersebut, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan madrasah ini sebagai Sekolah Unggul Madya.
Ekspansi Aset Senilai Rp 4,5 Miliar
Selain fokus pada mutu akademis, Fery yang memiliki latar belakang organisasi yang kuat—sebagai mantan Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Kenjeran dan Komandan KOKAM PD Pemuda Muhammadiyah Surabaya—juga agresif dalam pengembangan infrastruktur jangka panjang.
Di bawah arahannya, MI Muhammadiyah 25 Surabaya berhasil melakukan pengadaan aset strategis berupa pembelian 5 bidang tanah dan bangunan dengan nilai total mencapai Rp 4,5 miliar.
Langkah ini diambil sebagai investasi strategis agar madrasah dapat terus berkembang secara mandiri dan kompetitif. Tidak hanya itu, mobilitas dan operasional kegiatan sekolah kini ditunjang oleh fasilitas baru berupa satu unit mobil operasional Toyota Innova Reborn.
Lonjakan Kepercayaan Publik
Keberhasilan peningkatan mutu dan fasilitas ini berdampak langsung pada meroketnya kepercayaan masyarakat. Indikator paling valid terlihat dari tren penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang mengalami lonjakan peminat.
- Tahun Ajaran 2026/2027: Kuota siswa baru sudah terpenuhi total sejak semester ganjil.
- Tahun Ajaran 2027/2028: Meskipun baru akan dimulai tahun depan, jalur inden sudah mencatat lebih dari 60 calon murid baru yang mengantre.
Apresiasi dari Persyarikatan
Kinerja impresif Fery mendapat apresiasi tinggi dari struktur organisasi di atasnya. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran menilai Fery sebagai sosok kader yang memiliki loyalitas tinggi dan patuh pada garis kebijakan organisasi.
Ketua PCM Kenjeran, Ali Fauzi, menyatakan rasa bangganya atas dedikasi dan capaian yang ditunjukkan oleh Fery Rismawan. Menurutnya, Fery mampu menerjemahkan setiap arahan pimpinan persyarikatan menjadi program kerja nyata di lingkungan sekolah.
”Kami berharap kepemimpinan Fery tetap istiqomah (konsisten). Dengan begitu, MI Muhammadiyah 25 Surabaya dapat terus mempertahankan posisinya sebagai madrasah unggulan yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga mampu mencetak generasi yang Qurani dan berakhlak mulia,” ujar Ali Fauzi. (Red)





