Surabaya, wartapoint – Kepedulian terhadap sesama tidak hanya diwujudkan melalui bantuan materiil, tetapi juga melalui aksi nyata menjaga kenyamanan tempat ibadah. Hal inilah yang konsisten ditunjukkan oleh komunitas sosial Kendangsari Peduli di kawasan Surabaya Selatan.
Pada Minggu (14/7/2026), komunitas yang beranggotakan warga lokal ini kembali menggelar aksi bakti sosial dengan membersihkan Mushola Assalam yang terletak di Kendangsari Gang 7, Surabaya.
Aksi resik-resik tempat ibadah ini merupakan bagian dari agenda rutin mereka yang dijadwalkan setiap hari Minggu kedua setiap bulannya. Kegiatan ini berjalan beriringan dengan program utama mereka lainnya, seperti penyaluran paket sembako untuk para lansia dan anak-anak yatim dhuafa di wilayah Kendangsari.
Fokus pada Kenyamanan Jamaah
Sekretaris Kendangsari Peduli, Zubaidulloh, menjelaskan bahwa perawatan tempat ibadah sangat krusial untuk menghadirkan kekhusyukan bagi warga yang ingin menunaikan salat. Oleh karena itu, pembersihan dilakukan secara menyeluruh ke setiap sudut bangunan.
“Tempat wudhu, kamar mandi, karpet, kaca, sampai dinding-dinding mushola kita bersihkan semua. Tujuannya satu, biar jamaah bisa lebih nyaman saat beribadah,” ujarnya.
Gotong royong ini menyasar fasilitas-fasilitas utama mushola yang sering luput dari perawatan harian, memastikan kondisi sanitasi dan ruang utama salat kembali higienis.
Apresiasi dari Penjaga Mushola
Aksi spontan dan konsisten dari para relawan ini mendapat sambutan hangat dari pihak pengelola tempat ibadah. Mbah Udin, marbot yang sehari-hari merawat Mushola Assalam, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya gerakan pemuda dan warga ini.
Ia memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolektif yang diinisiasi oleh Kendangsari Peduli.
“Kami sangat respect atas kegiatan teman-teman Kendangsari Peduli yang melakukan baksos di tempat kami. Bantuan tenaga seperti ini sangat berarti untuk menjaga kemakmuran mushola,” tutur Mbah Udin.
Membuka Ruang Kolaborasi Warga
Sebagai komunitas berbasis akar rumput (grassroots), Kendangsari Peduli dibentuk dari kesadaran swadaya warga sekitar yang memiliki visi sosial serupa.
Selain menjalankan program rutin seperti pembagian sembako dan bersih-bersih mushola se-wilayah Kendangsari, komunitas ini juga terus membuka pintu bagi warga lain yang ingin bergabung—baik sebagai relawan tenaga maupun donatur.
Melalui konsistensi gerakan ini, Kendangsari Peduli berharap dapat terus memantik semangat solidaritas lokal dan menginspirasi wilayah lain di Surabaya untuk saling menjaga lingkungan dan warganya. (yupan)





