Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Monday, June 15, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Lepas Angkatan Ke-13, SD Muhammadiyah 26 Surabaya Tekankan Karakter “SUKSES” Menghadapi Masa Depan

Must read

Surabaya, wartapoint — Suasana haru dan bangga mewarnai prosesi wisuda serta pelepasan siswa kelas VI Angkatan ke-13 SD Muhammadiyah 26 Surabaya. Acara yang menandai purnatugas belajar tahun pelajaran 2025/2026 tersebut digelar secara khidmat di Grand Ballroom Hotel Santika Gubeng, Surabaya, Senin (15/6/2026).

​Momen pelepasan ini menjadi langkah awal bagi para lulusan sebelum menanggalkan seragam merah-putih untuk melangkah ke jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Lebih dari sekadar seremoni kelulusan, acara ini dioptimalkan sebagai ruang pembekalan karakter bagi para siswa dalam menghadapi tantangan global.

​Filosofi Kemandirian dan Formula “SUKSES”

​Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen & PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Dikky Syadqomullah, memberikan orasi ilmiah untuk membakar semangat para wisudawan.

​Mengutip esensi teologis dari Surah Asy-Syarh ayat 7-8, Dikky mengingatkan para siswa untuk senantiasa memiliki mentalitas yang progresif; segera bergerak menuju urusan berikutnya dengan penuh kemandirian begitu satu tugas telah diselesaikan.

​Guna memudahkan para siswa menginternalisasi nilai-nilai karakter ideal di masa depan, Dikky membedah sebuah akronim taktis bernama “SUKSES”:

  • S – Sifat Gas (Bergerak/Mandiri): Siswa dituntut untuk mandiri dan proaktif, dimulai dari kedisiplinan personal seperti beribadah tanpa perlu diperintah.
  • U – Unggul: Menghadapi kompetensi global, menjadi biasa saja tidak lagi cukup. Lulusan harus memiliki nilai lebih (value) yang menonjol.
  • K – Kreatif: Memiliki mentalitas inovatif untuk menciptakan peluang, bukan sekadar menjadi pencari kerja.
  • S – Spiritual: Menjadi kunci utama. Dikky menegaskan kesuksesan merupakan akumulasi dari dukungan sesama, rekomendasi formal, dan garis tangan mutlak dari Tuhan. Oleh karena itu, ketahanan spiritualitas melalui shalat wajib tidak boleh ditinggalkan.
  • E – Empati: Kepekaan sosial dan kemampuan memahami sudut pandang serta perasaan orang lain.
  • S – Siap Ditempatkan di Manapun: Kesiapan mengabdi sebagai kader untuk kemaslahatan bangsa, agama, dan kebenaran.

​Refleksi Akademik dan Capaian Al-Qur’an

​Kepala SD Muhammadiyah 26 Surabaya, Ustadzah Yunita Puspitasari, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya saat merefleksikan kembali perjalanan enam tahun para siswa di sekolah tersebut.

​”Enam tahun lalu mereka datang dengan langkah kecil dan wajah polos. Kini, mereka lulus sebagai generasi yang matang secara adab dan telah memiliki hafalan Al-Qur’an,” kata Yunita.

​Selain penguatan karakter spiritual, Yunita memaparkan capaian akademik yang menggembirakan. Meskipun tahun ini merupakan pengalaman pertama bagi sekolah dalam mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA), hasil yang diraih para siswa langsung menembus kategori baik dan kompetitif.

​”Alhamdulillah, berkat kerja sama yang sinergis antara sekolah, orang tua, dan semangat belajar anak-anak, hasilnya termasuk kategori baik dan membanggakan,” ujarnya.

​Sebagai wujud apresiasi atas kolaborasi yang kuat tersebut, sebuah pantun didedikasikan bagi para guru dan orang tua:

Pergi ke taman memetik melati,

Harumnya semerbak di pagi hari.

Terma kasih ayah bunda dan guru sejati,

Bersama mengantar anak meraih prestasi.

​Sinergi Tokoh dan Keberlanjutan Organisasi

​Kegiatan ini turut disaksikan oleh jajaran fungsionaris dan tokoh penting persyarikatan Muhammadiyah. Hadir di antaranya pendiri SD Muhammadiyah 26 Surabaya Muhammad Naim, Ketua PCM Sukolilo Muhammad Farid beserta jajaran, perwakilan Majelis Dikdasmen & PNF PCM Sukolilo M. Febriyanto Firman W dan Tatik Aslichah, Ketua PRM Keputih Achmad Naim, serta Ketua Ikatan Wali Murid Muhammadiyah (IKWAMM) Joko Subur.

​Kehadiran para tokoh ini menegaskan bahwa keberhasilan institusi pendidikan tingkat dasar tidak terlepas dari pengawasan dan dukungan sistemik organisasi di tingkat cabang maupun daerah. Melalui pelepasan Angkatan ke-13 ini, SD Muhammadiyah 26 Surabaya berkomitmen untuk terus mencetak kader bangsa yang siap bersaing tanpa kehilangan akar moralitas keagamaannya. (Diah)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article