Surabaya, wartapoint – Suasana haru dan bangga menyelimuti Gedung At-Tauhid Tower Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) pada Ahad (14/6/2026). Sebanyak 89 siswa kelas VI SD Muhammadiyah 21 Surabaya mengikuti prosesi Purnasiswa ke-46 Tahun Ajaran 2025/2026.
Mengusung tema “Melangkah Bersama, Mewujudkan Cita-Cita”, prosesi kelulusan ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan enam tahun masa pendidikan dasar para siswa, sekaligus awal untuk menapaki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Semampir, komite sekolah, serta para orang tua murid.
Lulus 100 Persen dan Capaian Prestasi Gemilang
Tahun ini menjadi catatan prestasi tersendiri bagi SD Muhammadiyah 21 Surabaya. Sekolah yang berlokasi di kawasan Surabaya Utara ini berhasil meluluskan 100 persen siswanya. Di samping itu, beberapa capaian akademik dan keagamaan yang impresif turut diumumkan dalam prosesi tersebut.
Di antaranya adalah capaian dari Sayyidah Alifah Al Qarny (kelas 6 Cempaka) yang sukses menuntaskan hafalan Al-Qur’an 30 juz. Sementara di bidang akademik, M. Alif Naufil (kelas 6 Cempaka) berhasil meraih nilai sempurna 100 pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk kategori mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Kepala SD Muhammadiyah 21 Surabaya Priyo Sasongko mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian para peserta didik. Menurutnya, kelulusan ini merupakan buah dari pembekalan ilmu pengetahuan yang diimbangi dengan penguatan akhlak mulia serta nilai-nilai keislaman.
“Hari ini adalah momen yang membahagiakan sekaligus mengharukan. Kami menyaksikan anak-anak yang dahulu datang sebagai peserta didik baru, kini telah tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berprestasi, dan siap melanjutkan pendidikan. Teruslah melangkah dengan semangat, yakinlah bahwa cita-cita dapat diraih dengan usaha, doa, serta kerja keras,” ujarnya.
Sinergi Sekolah dan Orang Tua
Ketua Panitia Purnasiswa ke-46, Amin Musthofa, M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan akademis maupun kelancaran acara ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara seluruh elemen sekolah.
”Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan penuh makna. Keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara sekolah, panitia, guru, komite, dan para wali murid,” kata Amin.
Prosesi yang Menyentuh
Nuansa emosional memuncak saat panitia memutar tayangan dokumenter yang merangkum perjalanan visual para siswa selama enam tahun menempuh dinamika belajar di sekolah. Isak tangis haru dari para orang tua dan guru mewarnai ruang aula saat memori perjuangan, tawa, dan prestasi anak-anak mereka ditampilkan di layar utama.
Selain prosesi inti berupa penyerahan penghargaan kelulusan, acara juga dimeriahkan oleh berbagai penampilan seni dan kreativitas wadah bakat siswa. Penampilan ini dipersembahkan khusus oleh para lulusan sebagai bentuk ungkapan terima kasih kepada guru dan orang tua yang telah mendampingi masa pertumbuhan mereka.
Melalui kelulusan ini, seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah 21 Surabaya berharap para alumni angkatan ke-46 tersebut dapat terus menjaga konsistensi belajar, memperkuat karakter islami, serta adaptif dalam menghadapi tantangan di jenjang pendidikan berikutnya demi menjadi generasi berkemajuan. (Devi/yupan)





