spot_img
Friday, July 3, 2026
spot_img
spot_img

Raker Staf SMP Muhammadiyah 11 Surabaya, H. Sutikno: Kemajuan Sekolah Dimulai dari Perubahan Diri

Must read

Surabaya, wartapoint – SMP Muhammadiyah 11 Surabaya (SMP Muven) resmi menggelar Rapat Kerja (Raker) Staf 2026 pada Senin-Selasa (29-30/6/2026). Mengambil tempat di ruang kelas 9F, pertemuan tahunan ini berlangsung dalam suasana yang sederhana, khidmat, dan kental dengan nuansa kebersamaan.

​Acara dibuka dengan penuh kehangatan melalui sebuah pantun yang sarat makna: “Pergi ke Dupak membeli ketan, singgah sebentar membeli pepaya. Rapat kerja bukan sekadar kegiatan, melainkan ikhtiar membangun sekolah yang berjaya.”

​Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Bidang Pendidikan Dasar, Menengah (Dikdasmen) dan Kesehatan, H. Sutikno, S.Sos, M.H. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa raker ini bukan sekadar rutinitas menyusun program di atas kertas.

“Rapat kerja adalah momentum penting untuk menyatukan visi, menyamakan langkah, dan menguatkan komitmen. Sekolah yang hebat tidak dibangun oleh satu orang yang hebat, melainkan oleh kerja tim yang saling mendukung, saling menguatkan, dan saling mendoakan,” ujar Sutikno kepada awak media wartapoint.id via WhatsApp, Senin (29/6/2026).

​Budaya Kerja Berkemajuan dan Amanah Pendidikan

​Menyongsong tahun ajaran baru, Sutikno mengajak seluruh jajaran guru dan karyawan untuk meninggalkan pola kerja lama yang biasa-biasa saja. Ia menekankan pentingnya mengadopsi budaya kerja yang ikhlas, profesional, disiplin, inovatif, dan berkemajuan.

​Sebagai salah satu institusi pendidikan Muhammadiyah, SMP Muven memikul tanggung jawab besar. Sekolah tidak hanya dituntut mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berakhlak mulia, cinta Al-Qur’an, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap menghadapi tantangan zaman.

​Dalam konteks tersebut, Sutikno mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Ar-Ra’d ayat 11, yang menegaskan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.

​”Ayat ini mengingatkan kita bahwa kemajuan sekolah dimulai dari perubahan diri setiap guru dan karyawan. Jika setiap individu terus belajar, memperbaiki diri, dan bekerja dengan sepenuh hati, maka insya Allah SMP Muhammadiyah 11 akan semakin dipercaya oleh masyarakat,” lanjutnya.

​Ia juga mengingatkan bahwa setiap peserta didik adalah amanah besar. Keberhasilan para siswa merupakan keberhasilan bersama, dan doa tulus dari orang tua siswa kepada guru adalah investasi pahala yang tidak ternilai.

​Dorong Program yang Realistis dan Berdampak

​Sebelum mengakhiri arahannya, Sutikno memberikan catatan strategis terkait penyusunan program kerja. Ia mengimbau agar para peserta rapat tidak terjebak pada kuantitas atau banyaknya program, melainkan pada kualitas dan eksekusinya.

​”Saya mengajak seluruh peserta rapat untuk membuat program yang realistis, terukur, berkualitas, dan berdampak nyata bagi kemajuan sekolah,” tegasnya.

​Suasana khidmat di ruang kelas 9F tersebut kemudian ditutup manis dengan pantun pamungkas yang membakar semangat para staf: “Burung merpati terbang melayang, hinggap sebentar di pohon kelapa. Mari bekerja penuh semangat dan sayang, agar sekolah maju, umat pun bangga.”

​Raker ini diharapkan menjadi batu pijakan kokoh bagi SMP Muven untuk terus melangkah maju dengan berkah, kekuatan, dan keikhlasan dalam mengemban amanah pendidikan. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article