Surabaya, wartapoint — Dua siswa berprestasi perwakilan SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (SD Mudipat), Ghaitsa Abidah dan Keenan Adirajadi, resmi dilepas untuk berkompetisi di ajang bergengsi Kejuaraan Nasional (Kejuarnas) Woodball 2026. Kompetisi tingkat nasional ini dijadwalkan berlangsung pada 6–10 Juli 2026 di Lapangan Banteng, Gambir, Jakarta Pusat, di bawah naungan Perkumpulan Woodball Indonesia (IWbA).
Kedua atlet muda berbakat ini berangkat dengan persiapan matang di bawah asuhan langsung pelatih olahraga SD Mudipat, Mochammad Romli Rosyidi, S.Pd.Gr, M.Pd.
Pesan dan Harapan Kepala Sekolah
Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Edy Susanto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga sekaligus memberikan wejangan penting bagi Ghaitsa dan Keenan sebelum bertolak ke ibu kota. Ia menekankan bahwa kesempatan mewakili sekolah dan daerah di tingkat nasional adalah sebuah kehormatan besar.
“Kami sangat bangga melihat Ghaitsa dan Keenan mampu melangkah hingga ke tingkat nasional. Pesan saya, jaga stamina, tetap fokus, dan tunjukkan sportivitas tinggi di lapangan. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi pengalaman dan mentalitas juara yang kalian bentuk di sana adalah hal yang paling berharga,” ujarnya kepada wartawan wartapoint.id, Rabu (1/7/2026).
Edy juga berharap partisipasi kedua siswanya di Kejuarnas Woodball 2026 ini dapat menjadi pemantik motivasi bagi siswa-siswi Mudipat lainnya untuk terus menggali potensi dan berprestasi di bidang non-akademik.
Optimisme Pendampingan Pelatih
Senada dengan Kepala Sekolah, Mochammad Romli Rosyidi selaku pelatih menegaskan bahwa anak-anak asuhannya telah menjalani porsi latihan yang intensif untuk menghadapi karakteristik lapangan di Jakarta.
Dukungan penuh dari pihak sekolah dan orang tua diharapkan menjadi bahan bakar spiritual bagi Ghaitsa dan Keenan agar mampu tampil lepas, percaya diri, dan membawa pulang hasil terbaik bagi nama baik SD Mudipat Surabaya di kancah woodball nasional. (yupan)





