spot_img
Friday, July 3, 2026
spot_img
spot_img

K3S SD/MI Muhammadiyah Surabaya Rumuskan Strategi Pendidikan Dua Tahun ke Depan

Must read

Karimunjawa, wartapoint – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya resmi membuka Musyawarah Kerja (Musyker) Periode 2026–2028 pada Jumat (3/7/2026) malam. Pertemuan yang berlangsung di Pendopo Restoran Amora, Karimunjawa, ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi sekaligus merumuskan arah baru pendidikan Muhammadiyah di tengah dinamisnya regulasi nasional.

​Mengusung tema “Bersama, Maju, Menginspirasi, Menjemput Rahmat Ilahi”, musyker ini dihadiri oleh seluruh kepala sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah Muhammadiyah se-Kota Surabaya. Forum dua tahunan ini didesain bukan sekadar sebagai agenda administratif, melainkan ruang refleksi bersama untuk mengevaluasi program kerja periode sebelumnya serta menyusun estafet kepemimpinan yang solid.

​Refleksi Melalui Puisi “Ombak dan Komitmen”

​Ada yang berbeda dalam pembukaan musyker kali ini. Ketua K3S SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya periode 2024–2026, Amang Muazam, M.Pd.I, memilih menyampaikan laporan pertanggungjawaban dan refleksi organisasinya melalui pendekatan kultural yang menyentuh. Alih-alih membacakan pidato formal yang kaku, ia melantunkan sebuah puisi filosofis berjudul “Ombak dan Komitmen”.

​Dalam bait-bait puisinya, Amang mengibaratkan pengelolaan lembaga pendidikan dan organisasi K3S layaknya mengemudikan kapal di tengah samudra luas. Tantangan nyata seperti dinamika perubahan regulasi kurikulum, keterbatasan anggaran, hingga pengelolaan manajemen sekolah dianalogikan sebagai ombak, badai, dan karang yang harus dihadapi.

​”Kita masih berlabuh, bahkan berlayar lebih jauh. Bukan karena satu orang paling kuat, melainkan karena tim ini, satu badan, satu denyut,” ujar Amang saat membacakan penggalan puisinya.

​Menurut Amang, ketahanan sekolah-sekolah Muhammadiyah di Surabaya dalam menghadapi disrupsi dunia pendidikan selama ini bertumpu pada kekuatan kolektif. Ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi hanya bisa dicapai jika seluruh lini—mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, hingga jajaran bidang—bergerak harmonis dalam satu ritme yang sama.

​Menatap Arah Baru

​Di penghujung masa baktinya, Amang menitipkan pesan mendalam kepada para sejawatnya untuk terus menjaga kompas moral dan profesionalisme dalam mendidik generasi muda.

​”Teruslah berlayar, wahai K3S, dengan kompas iman, peta ilmu, dan layar kebersamaan. Karena di ujung perjalanan ini, bukan hanya nama besar yang kita tinggalkan, tapi generasi hebat yang kita didik,” tuturnya.

​Melalui Musyker Periode 2026–2028 ini, K3S SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya diproyeksikan bakal melahirkan sejumlah program kerja inovatif. Fokus utama forum ini terletak pada peningkatan mutu standardisasi sekolah, penguatan digitalisasi manajemen kelas, serta sinergi lintas sekolah guna memperkecil kesenjangan kualitas pendidikan antardaerah di Surabaya. Sinergi ini diharapkan mampu membawa seluruh amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan bertransformasi menjadi lembaga yang lebih adaptif, berkemajuan, dan berdampak luas bagi masyarakat. (Mursiah/yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article