Kolaborasi KDKMP Pucangan dan Toserba Sunan Drajat Buahkan Hasil: Tembus Omset Rp 1 Miliar per Bulan

Must read

- Advertisement -

Tuban, wartapoint — Pemerintah terus mendorong lahirnya model pembangunan ekonomi desa yang mandiri, profesional, dan berkelanjutan. Salah satu bukti konkret keberhasilan konsep ini ditunjukkan oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, yang sukses membangun ekosistem bisnis lokal hingga mencatatkan omset sekitar Rp 1 miliar per bulan.

​Capaian impresif tersebut mendapat perhatian langsung dari jajaran Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT). Penasehat Menteri Desa PDT sekaligus Sekretaris Eksekutif Strategic Policy Unit (SPU) TEKAD, Prof. Dr. Zainudin Maliki, melakukan kunjungan kerja langsung ke KDKMP Desa Pucangan pada Rabu (05/08/2026).

​Kunjungan lapangan ini dilaksanakan usai menghadiri agenda Focus Group Discussion (FGD) Pengkajian Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang diselenggarakan oleh SPU Kemendesa PDT.

Kemitraan Strategis yang Produktif

​Dalam kunjungannya, Prof. Dr. Zainudin Maliki beserta rombongan meninjau langsung operasional KDKMP Desa Pucangan yang telah menjalin kemitraan strategis dengan Toserba Sunan Drajat.

​Berdasarkan pemaparan pengelola, kerja sama bisnis ini berhasil menggerakkan roda ekonomi desa secara masif. Koperasi mencatatkan perputaran usaha harian mencapai estimasi Rp 30 juta per hari, atau setara dengan perputaran omset Rp 1 miliar per bulan.

​Selain memberikan nilai tambah finansial, keberadaan KDKMP Pucangan turut membawa dampak sosial-ekonomi yang nyata:

  1. Membuka Lapangan Kerja Baru: Menyerap tenaga kerja lokal dari warga sekitar desa.
  2. Memberdayakan UMKM & Pedagang Desa: Menyediakan ruang dan akses bagi produk-produk pedagang lokal.
  3. Meningkatkan Daya Beli: Mendorong perputaran transaksi dan kesejahteraan masyarakat Desa Pucangan.

Apresiasi dan Dukungan Pemangku Kepentingan

​Dalam sambutannya, Prof. Dr. Zainudin Maliki memberikan apresiasi tinggi atas tata kelola dan pencapaian KDKMP Desa Pucangan. Menurutnya, Desa Pucangan menjadi bukti nyata bahwa desa berpotensi besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Apa yang dilakukan KDKMP Desa Pucangan merupakan contoh praktik baik (good practice) yang layak menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Indonesia. Ketika pemerintah desa mampu membangun kemitraan dengan dunia usaha dan dikelola secara profesional, maka manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat melalui peningkatan pendapatan dan terbukanya lapangan kerja. Inilah semangat pembangunan desa yang ingin terus kita dorong,” tegas Prof. Zainudin.

​Hal senada disampaikan oleh Tenaga Ahli Kemendesa PDT (Rural Development and Community Empowerment Advisor TEKAD), M. Arif’ An, SH., MH. Ia menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antar-elemen.

“Keberhasilan Desa Pucangan membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, koperasi, dan sektor usaha mampu menciptakan nilai ekonomi yang nyata. Bahkan, hadirnya KDKMP mampu memberi ruang bagi UMKM dan pedagang desa, sehingga meningkatkan daya jual masyarakat setempat. Harapan kami, model seperti ini dapat direplikasi di berbagai desa,” ujar M. Arif’ An.

​Dari sisi pendampingan, Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Tuban menyampaikan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari pendampingan intensif. Pendampingan tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, melainkan memastikan keberlanjutan fungsi bisnis koperasi di lapangan.

Komitmen Pemerintah Desa Pucangan

​Merespons apresiasi tersebut, Kepala Desa Pucangan menyampaikan rasa syukur atas perhatian penuh dari Kementerian Desa PDT. Pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat dan memperluas skala bisnis KDKMP.

“Kami berkomitmen terus mengembangkan usaha desa melalui kemitraan yang sehat dan profesional. Kehadiran Bapak Prof. Dr. Zainudin Maliki beserta jajaran Kementerian Desa menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi demi kesejahteraan masyarakat Desa Pucangan,” ungkapnya.

Rombongan Kunjungan Kerja

​Dalam kunjungan tersebut, Penasehat Menteri Desa didampingi oleh sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, antara lain:

  • M. Arif’ An, SH., MH. (Tenaga Ahli Kemendesa PDT / Advisor TEKAD)
  • ​Jajaran Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Tuban beserta Koordinator TAPM Tuban
  • Santiko (Kepala Desa Montong)
  • Kepala Desa Pucangan beserta seluruh jajaran perangkat desa

​Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi momentum nasional untuk memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak utama perekonomian berbasis desa di seluruh Indonesia. (Mukhlis)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article