Kobarkan Semangat Kemerdekaan, UMKM Gebu Minang Jatim Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Pemberdayaan Usaha Kecil

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Menyongsong Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, semangat kemerdekaan dan gotong royong digelorakan melalui aksi nyata penguatan ekonomi kerakyatan. Gebu Minang Jawa Timur bersama UMKM Jawa Timur menggelar kegiatan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pada Kamis (6/8/2026) pagi di Surabaya.

​Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pemangku kepentingan. Hadir di antaranya Knowledge Management and Communication Specialist Mercy Corps Indonesia, Selni Intan Putri, perwakilan pejabat Pemerintah Kota Surabaya, serta Sekretaris Gebu Minang Jatim, Sahlan, S.H., S.Pd., M.H., CLA.

​Dalam sambutannya, Ketua Umum UMKM Jawa Timur yang juga menjabat sebagai Ketua UMKM Gebu Minang Jatim, Joni Desman, S.Kom., M.Kom., menegaskan bahwa gerakan berbasis UMKM merupakan langkah bersama untuk menempatkan usaha kecil sebagai pilar utama ekonomi warga. Menurutnya, momen kemerdekaan harus dimaknai dengan mewujudkan kemandirian ekonomi bagi masyarakat luas.

​”Gerakan berbasis UMKM adalah langkah bersama atau program pemberdayaan yang menempatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah sebagai pusat penggerak ekonomi kerakyatan. Gerakan ini bertujuan memperkuat kapasitas, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing usaha kecil agar mandiri dan mensejahterakan masyarakat,” tutur Joni Desman.

​Lebih lanjut, sosok pemuda Minang yang dikenal ramah ini memaparkan tiga tujuan utama dari inisiatif pemberdayaan tersebut, yakni:

  1. Meningkatkan pendapatan rakyat kecil melalui kegiatan usaha nyata.
  2. Membuka lapangan kerja baru di lingkungan sekitar warga.
  3. Memperkuat ekonomi lokal agar memiliki ketahanan dan tidak mudah goyah oleh tantangan global.

​Untuk mewujudkan target tersebut, kegiatan ini merancang serangkaian program konkret yang mencakup pelatihan keterampilan produksi serta tata cara pengelolaan keuangan, pendampingan akses permodalan atau kredit lunak, hingga dorongan efektivitas pemasaran digital agar produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas.

​Joni menyampaikan bahwa komitmennya tidak hanya berfokus pada kemajuan UMKM di Jawa Timur secara umum. Sebagai warga keturunan Minang, ia juga memberikan perhatian hangat dan nyata kepada para pelaku usaha perantau Minang yang berdomisili di Jawa Timur.

​Ia berharap para perantau Minang yang menggeluti dunia usaha dapat terus meningkatkan kesadaran merek (brand awareness), memperluas jangkauan pasar, dan mendongkrak penjualan.

“Langkah ini diharapkan mampu mendorong pelaku usaha kecil Minang untuk tampil mandiri, bersaing secara kompetitif, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional di era kemerdekaan ini,” pungkasnya. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article